Korban Tewas Gempa NTT Jadi 111 Orang, Jumlah Pengungsi Berkurang

5 hours ago 4

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya kenaikan jumlah korban meninggal dunia terkait gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Per Kamis 27 Agustus pukul 16.00 WIB jumlah korban meninggal dunia menjadi 111 orang, atau bertambah enam orang dari hari kemarin.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebutkan penambahan korban meninggal dunia tersebut terjadi di Kabupaten Manggarai sebanyak empat orang dan sebanyak dua orang di Kabupaten Manggarai Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berton juga melaporkan terjadi penurunan signifikan jumlah pengungsi pada posko gempa di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni sebanyak 2.439 individu.

Ia mengatakan jumlah pengungsi pada pos tersebut mengalami penurunan signifikan, dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat berjumlah 10.708.

“Data terkait pengungsi saat ini, jumlah yang ada kami mencatat sebanyak 176.621. Ini artinya ada penurunan signifikan, khususnya berasal dari posko di Kabupaten Sikka,” kata Berton dalam siaran Update Penanganan Pasca Gempabumi M7,7 dan Karhutla di Indonesia yang dipantau di Jakarta Pusat pada Kamis.

Ia melaporkan beberapa titik posko lainnya memiliki jumlah pengungsi yang tetap pada Kamis 27 Agustus seperti pada posko di Kabupaten Nageko, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

Sementara pada posko di Kabupaten Ende, pihaknya mencatat adanya kenaikan jumlah pengungsi sebanyak 23 orang.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang terdampak gempa dan memiliki rumah dalam kondisi masih kuat dan utuh pasca gempa berskala M7,7 dan gempa susulan lainnya, agar dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Kami tetap mengimbau bagi warga yang memiliki rumah masih kuat dan utuh pasca terjadi gempa skala M7,7 dan gempa susulan agar dapat meninggalkan titik-titik posko pengungsian dan memasuki rumah masing-masing,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berton menambahkan pihaknya bersama pemda terkait dipastikan tetap menyalurkan layanan permakanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat yang memilih untuk kembali tinggal di rumah masing-masing.

“Kami dari BNPB dan pemda tentu memfasilitasi untuk makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada pengungsi yang secara sukarela meninggalkan posko pengungsian,” ujarnya.

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto

5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT Dibebaskan UKT Satu Semester

Mendiktisaintek menggarisbawahi pembebasan UKT menjadi bagian dari upaya, untuk memastikan bahwa bencana tidak memutus keberlanjutan pendidikan mahasiswa.

img_title

VIVA.co.id

27 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |