Korban Tewas Longsor Cisarua Bertambah Jadi 8 Orang, Bandung Barat Berstatus Darurat Bencana

3 hours ago 1

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:55 WIB

Bandung, VIVA – Bencana longsor melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan menimpa permukiman warga di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah tertimbun material longsoran serta menelan korban jiwa.

Data sementara mencatat sebanyak 30 rumah terdampak dengan total korban mencapai 113 jiwa dari sekitar 34 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan longsor dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

"Kejadiannya diawali dengan suara gemuruh. Warga mendengar gemuruh, lalu tiba-tiba terjadi banjir besar yang membawa material longsor dan menimbun rumah-rumah warga," kata Jeje saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu, 24 Januari 2026.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail

Photo :

  • Cepi Kurnia/tvOne/Bandung

Upaya pencarian dan penyelamatan korban hingga kini masih terus dilakukan oleh aparat gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, perangkat desa, perangkat kecamatan, serta para relawan.

"Fokus utama kita adalah pencarian korban yang masih hilang dan penyelamatan warga terdampak. Semua unsur terlibat untuk mempercepat proses evakuasi" tegasnya.

Meski demikian, Jeje menekankan bahwa keselamatan petugas, relawan, dan warga sekitar tetap menjadi prioritas. Proses pencarian sempat dihentikan sementara saat hujan kembali turun untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

"Tadi sempat hujan, jadi kita berhenti dulu. Menurut informasi dari BMKG, potensi hujan masih cukup tinggi hingga sekitar Februari, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan," katanya.

Darurat Bencana

Melihat besarnya dampak bencana dan jumlah korban yang signifikan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi menetapkan status darurat bencana guna mempercepat penanganan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

"Sementara kita sudah siapkan posko darurat di lokasi. Warga yang selamat kita kumpulkan di sana. Ada yang menumpang di rumah saudara, dan ada juga yang kita siapkan tempat pengungsian," ujar Jeje.

Halaman Selanjutnya

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail mengatakan sebanyak 23 korban selaman telah direlokasi sementara ke kantor desa setempat, guna mengantisipasi potensi longsor susulan akibat cuaca ekstrem.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |