KSP Ungkap 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Lolos Dalam Kondisi Rawan

11 hours ago 1

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:06 WIB

Jakarta, VIVA – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah melakukan pendekatan dengan otoritas setempat untuk memastikan akses kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang mengikuti Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza, Palestina.

Dudung mengatakan bahwa terdapat lima WNI yang ditahan oleh militer Israel dan empat lainnya yang masih berada di kapal berbeda di perairan Mediterania timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapal AL Israel Cegat Armada Global Sumud Menuju Gaza

Photo :

  • Global Sumud Flotilla/Handout via REUTERS

"Situasi di lapangan masih sangat dinamis, keempat warga negara Indonesia yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan," ujar Dudung dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Pemimpin Kantor Staf Presiden (KSP) itu menjelaskan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sudah melakukan koordinasi awal dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Turki, Mesir, Italia, dan Yordania sebagai langkah antisipasi untuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) jika paspor disita dan dukungan medis jika diperlukan.

"Selanjutnya, perwakilan RI juga melakukan pendekatan kepada otoritas setempat guna memastikan akses transit dan proses kepulangan warga negara Indonesia dapat berjalan tanpa hambatan keimigrasian," kata Dudung menambahkan.

Pemerintah Indonesia juga telah bergabung dengan sembilan negara lainnya, yaitu Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol dalam pernyataan bersama yang mengutuk keras serangan Israel ke GSF.

Dia memastikan perwakilan RI senantiasa dalam posisi siaga untuk segera menindaklanjuti notifikasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Ilustrasi jurnalis/wartawan/reporter

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pasukan Israel dikabarkan telah mencegat sedikitnya 40 dari 54 kapal yang ikut konvoi pelayaran kemanusiaan GSF hingga Selasa, 19 Mei 2026.

Kemlu RI sendiri pada hari ini mengonfirmasi lima warga negara Indonesia ditangkap oleh pasukan Israel yang menyergap kapal-kapal dalam konvoi kemanusiaan tersebut. (Ant)

Ibu dari jurnalis Thoudy Badai, Hani Hanifa Humanisa

Ibu Ungkap Kontak Terakhir dengan Jurnalis Thoudy Badai Sebelum Ditawan Israel

Sang ibu awalnya sempat tidak memberikan izin saat jurnalis Thoudy mengikuti pelatihan di Tunisia untuk persiapan ke Gaza, tapi diizinkan karena keyakinan anaknya.

img_title

VIVA.co.id

20 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |