Lionel Messi Dapat Perlakuan Istimewa dari FIFA? Eks Bintang Chelsea Sebut Gegara Fans Ronaldo

1 hour ago 1

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:24 WIB

VIVA – Belakangan ini muncul berbagai teori dan spekulasi yang menuding FIFA memberikan perlakuan istimewa kepada Lionel Messi dan Timnas Argentina sepanjang Piala Dunia 2026.

Perdebatan semakin memanas setelah insiden yang melibatkan Messi dalam pertandingan Argentina. Sorotan tertuju pada tekel yang dilakukan kapten Albiceleste itu terhadap Aïssa Mandi pada menit ke-30.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan ulang terlihat kaki Messi mengenai bagian belakang betis hingga area tendon Achilles Mandi menggunakan pul sepatunya.

Lionel Messi di Timnas Argentina

Photo :

  • IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck

Meski demikian, wasit Szymon Marciniak hanya menghentikan permainan dan memberikan pelanggaran tanpa mengeluarkan kartu. VAR pun tidak merekomendasikan peninjauan ulang melalui monitor di tepi lapangan.

Di tengah ramainya tudingan tersebut, media Inggris Manchester Evening News mengutip pernyataan mantan gelandang Chelsea, John Obi Mikel. Ia menilai teori konspirasi yang menyebut FIFA sengaja membantu Argentina hanyalah narasi yang dibangun oleh para pendukung Cristiano Ronaldo.

"Muncul klaim bahwa penggemar online Cristiano Ronaldo adalah penyebab teori konspirasi bahwa FIFA memberikan perlakuan istimewa kepada Argentina di Piala Dunia 2026. Mantan bintang Chelsea, Mikel, percaya bahwa cerita bahwa FIFA menginginkan Messi dan Argentina mencapai final adalah rekayasa yang dibuat oleh pendukung Ronaldo di media sosial."

Argentina sendiri memang beberapa kali menjadi pusat kontroversi sepanjang turnamen.

Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, federasi sepak bola Mesir bahkan melayangkan protes resmi kepada FIFA. Mereka menilai penggunaan VAR lebih banyak menguntungkan Argentina. Pelatih Hossam Hassan juga melontarkan kritik keras.

"Jika Anda ingin Argentina menang, mengapa Anda mengundang negara lain?"

Kontroversi juga sempat mencuat pada fase grup ketika Lionel Messi dinilai lolos dari kartu merah meski dianggap menginjak kaki pemain lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perdebatan berlanjut di babak perempat final saat Argentina menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 setelah perpanjangan waktu. Salah satu keputusan yang paling dipersoalkan adalah kartu kuning kedua yang diterima Breel Embolo pada menit ke-65.

Setelah meninjau VAR, wasit memutuskan Embolo melakukan simulasi alih-alih dilanggar Leandro Paredes. Akibat kartu merah tersebut, Swiss harus bermain dengan 10 orang dan akhirnya kalah di babak tambahan.

Halaman Selanjutnya

Usai pertandingan, Manuel Akanji dan Granit Xhaka turut mengkritik kepemimpinan wasit karena menganggap sejumlah keputusan lebih menguntungkan Argentina.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |