Malang, VIVA – Kabar perpisahan datang dari Arema FC. Klub berjuluk Singo Edan itu resmi mengakhiri kerja sama dengan kiper asal Brasil, Lucas Frigeri, setelah kontraknya berakhir pada 25 Mei 2026 dan tidak diperpanjang untuk musim depan.
Kepergian Frigeri meninggalkan jejak emosional bagi Aremania. Sosok yang selama dua musim terakhir menjadi tembok kokoh di bawah mistar itu bukan hanya dikenal lewat penyelamatan penting, tetapi juga karakter tenang dan kepemimpinannya di lapangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Manajemen Arema FC pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar sang penjaga gawang selama membela tim asal Malang tersebut.
"Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi seperti dikutip I.League.
Tak hanya itu, Arema juga mendoakan perjalanan karier Frigeri setelah meninggalkan Stadion Kanjuruhan.
"Semoga sukses bersama klub barunya nanti dan tetap menjadi pribadi yang membawa inspirasi di dunia sepak bola," lanjut manajemen klub.
Selama berseragam Arema FC, Frigeri mencatatkan 59 penampilan di berbagai kompetisi. Ia beberapa kali menjadi penyelamat tim dalam situasi sulit lewat refleks cepat dan aksi gemilangnya menghalau peluang lawan.
Namun dari sekian banyak pertandingan, satu momen yang paling sulit dilupakan tentu terjadi pada final Piala Presiden 2024 saat Arema FC menghadapi Borneo FC.
Laga penuh tensi itu harus ditentukan lewat drama adu penalti. Di tengah tekanan besar, Frigeri justru tampil sebagai penendang terakhir. Dengan penuh ketenangan, kiper asal Brasil tersebut sukses menjalankan tugasnya dan memastikan Arema FC keluar sebagai juara.
Gol penalti itu langsung menjadi salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan kariernya bersama Singo Edan. Tak banyak penjaga gawang yang mampu menjadi penentu kemenangan dalam partai final bergengsi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trofi Piala Presiden 2024 pun menjadi hadiah manis yang dipersembahkan Frigeri untuk publik Malang dan Aremania.
Pada musim terakhirnya bersama Arema FC, Frigeri tampil dalam 21 pertandingan Super League dan mencatatkan empat clean sheet. Meski akhirnya berpisah, namanya diyakini akan tetap dikenang sebagai salah satu kiper asing yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Arema FC.
Katanya Sama-sama Mau Bertahan, Nyatanya Persija dan Mauricio Souza Berpisah
Kursi pelatih Persija Jakarta resmi kembali kosong. Macan Kemayoran memutuskan berpisah dengan Mauricio Souza setelah berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026.
VIVA.co.id
26 Mei 2026

2 weeks ago
8














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)