Selasa, 10 Februari 2026 - 09:20 WIB
Amerika Serikat, VIVA – Mantan kekasih sekaligus kaki tangan Jeffrey Epstein, Ghislaine Maxwell, disebut menawarkan diri untuk bersaksi bahwa Donald Trump tidak bersalah. Tawaran tersebut disampaikan dengan syarat Trump bersedia memberikan keringanan hukuman kepadanya. Hal itu diungkapkan dalam pernyataan resmi Maxwell melalui pengacaranya kepada Kongres Amerika Serikat.
Sebelumnya, Maxwell sempat menolak menjawab pertanyaan saat dipanggil untuk memberikan kesaksian di Kongres AS. Namun, menurut pengacaranya, David Oscar Markus, Maxwell berubah pikiran dan bersedia berbicara jika ia dibebaskan dari penjara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Ny. Maxwell siap berbicara secara terbuka dan jujur jika diberikan grasi oleh Presiden Trump. Hanya dia yang bisa memberikan gambaran lengkap. Mungkin tidak semua orang akan menyukai apa yang akan diungkap, tapi kebenaran itu penting. Sebagai contoh, baik Presiden Trump maupun Presiden Clinton tidak bersalah atas tindakan melanggar hukum apa pun,” kata Markus dikutip dari laman 9news.com.au, Selasa 10 Februari 2026.
Markus menjelaskan bahwa ia menyarankan Maxwell untuk menggunakan hak Amandemen Kelima karena masih ada permohonan banding yang sedang berjalan.
“Atas saran saya, Ghislaine Maxwell dengan hormat akan menggunakan haknya berdasarkan Amandemen Kelima untuk tetap diam dan menolak menjawab pertanyaan hari ini, meskipun sebenarnya ia sangat ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,” kata Markus dalam pernyataannya kepada Kongres.
Sebagai informasi, Amandemen Kelima dalam Konstitusi AS memberikan hak kepada seseorang untuk tidak menjawab pertanyaan yang dapat memberatkan dirinya sendiri secara hukum.
Namun, pernyataan itu menuai kritik dari sejumlah anggota parlemen. Anggota DPR dari Partai Demokrat, Jasmine Crockett, menyatakan bahwa langkah hukum tersebut hanya dijadikan alasan untuk menghindari pertanyaan lebih lanjut.
“Menurut saya, pengajuan permohonan habeas corpus ini hanya dijadikan dalih agar dia tidak perlu menjawab pertanyaan lagi, karena sekali lagi, kita tahu siapa dia sebenarnya,” ujar Crockett.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat ini, Maxwell telah menjalani beberapa tahun dari total hukuman 20 tahun penjara atas kasus perdagangan seks anak. Ia ditahan di Kamp Penjara Federal di Bryan, Texas.
Ia dipindahkan ke penjara federal dengan tingkat keamanan terendah di Amerika Serikat setelah berbicara dengan Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, yang ditunjuk oleh Trump. Hingga kini, rincian percakapan tersebut tidak pernah dipublikasikan.
Halaman Selanjutnya
Anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mendesak agar Maxwell dipindahkan kembali ke penjara dengan keamanan maksimum setelah ia menolak bersaksi.

2 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)



