Marinir AS Naiki Kapal Tanker Iran di Laut Oman Usai Langgar Blokade, Perintahkan Putar Haluan

3 weeks ago 7

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:02 WIB

VIVA – Militer AS pada hari Rabu, 20 Mei 2026, menaiki kapal tanker minyak berbendera Iran di Teluk Oman yang diduga mencoba melanggar blokade angkatan laut AS dengan berlayar menuju pelabuhan Iran.

Marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 menaiki M/T Celestial Sea, yang berlayar di bawah bendera Aruba dan memiliki panjang lebih dari 120 meter, kata Komando Pusat AS (Centcom), yang mengawasi pasukan AS di Timur Tengah, di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasukan Amerika melepaskan kapal tersebut setelah melakukan penggeledahan dan mengarahkan awak kapal untuk mengubah haluan," kata Komando Pusat (Centcom), yang mengawasi pasukan AS di wilayah tersebut, dalam sebuah unggahan di X dilansir The Hill, Kamis.

Dikatakan bahwa pasukan AS kini telah mengalihkan 91 kapal komersial untuk memastikan kepatuhan terhadap blokade tersebut.

Kapal tersebut, M/T Celestial Sea, setidaknya merupakan kapal komersial kelima yang dinaiki sejak pemerintahan Trump memberlakukan blokade pada pertengahan April, beberapa hari setelah gencatan senjata, untuk menekan Teheran agar membuka Selat Hormuz dan menerima kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Pendaratan di kapal Celestial Sea terjadi sehari setelah Presiden Trump mengatakan ia membatalkan serangan terhadap Iran dengan harapan dapat melanjutkan negosiasi dengan Teheran. Presiden mengatakan ia mengambil keputusan tersebut pada hari Selasa setelah permintaan dari sekutu-sekutu Teluk.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan AS dan Israel pada hari Rabu bahwa setiap serangan baru terhadap Teheran akan menyebabkan konflik yang meluas di luar Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran secara efektif telah menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting, dan Washington telah membalasnya dengan memberlakukan blokade laut terhadap kapal-kapal yang mencoba mencapai atau meninggalkan pelabuhan Iran.

Hampir tertutupnya Selat Hormuz telah menyebabkan kenaikan harga energi di seluruh dunia dan AS sebelumnya mengatakan bahwa lebih dari 1.500 kapal dari hampir 90 negara terdampar di Teluk Persia.

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping di Beijing

AS Beber Kesepakatan 'Menguntungkan' dari Kunjungan Trump ke Beijing, Begini Respons China

Gedung Putih sebelumnya telah mengeluarkan "Lembar Fakta" yang menyebut bahwa Presiden Donald Trump mengamankan kesepakatan bersejarah dengan China, menguntungkan AS

img_title

VIVA.co.id

21 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |