VIVA – Persiapan Yamaha menuju musim baru MotoGP belum sepenuhnya berjalan mulus. Di balik motor yang semakin stabil dan nyaman dikendarai, tim pabrikan asal Iwata justru menghadapi satu masalah krusial yang bisa menentukan nasib mereka di lintasan lurus, yakni kekurangan tenaga mesin.
Direktur Olahraga Yamaha, Maio Meregalli, secara terbuka mengakui bahwa peningkatan performa mesin M4 masih menjadi pekerjaan rumah terbesar tim saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, secara karakter motor, Yamaha sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat. Keseimbangan dan stabilitas motor dinilai sangat baik. Namun ketika bicara soal kecepatan puncak, M4 masih tertinggal dari para rival.
“Bagian yang harus kami kembangkan adalah kecepatan karena motor ini sudah sangat enak untuk berkendara, keseimbangannya sudah bagus. Motor ini secara performa juga tidak buruk,” ujar Meregalli dikutip dari Motorsport.
Pernyataan itu seolah menegaskan dilema klasik Yamaha dalam beberapa musim terakhir. Motor lincah saat bermanuver, tetapi kesulitan bersaing di trek lurus ketika berduel dengan Ducati, KTM, atau Aprilia yang punya tenaga lebih buas.
Situasi makin rumit saat Yamaha menjalani tes pramusim di Sepang awal bulan ini. Hasil yang didapat jauh dari kata ideal.
Tim yang bermarkas di Iwata itu hanya mampu menempati peringkat kelima di antara tim manufaktur. Salah satu penyebabnya adalah kendala pada mesin M4 yang membuat pengumpulan data tidak maksimal.
Masalah datang sejak hari pertama. Fabio Quartararo mengalami kecelakaan dan harus menepi setelah menderita patah tulang di jari tangan. Absennya sang pembalap utama jelas menghambat proses evaluasi motor.
Belum selesai di situ, pada hari kedua operasional tim bahkan sempat dihentikan. Yamaha harus menjalani investigasi FIA terkait aspek keamanan mesin, sehingga waktu pengujian kembali terpangkas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut membuat tim kekurangan data penting untuk pengembangan.
“Seperti yang kita lihat, semuanya kini baru dan kami belum cukup punya data. Kami akan memahami kendalanya ketika kami menjalani sesi tes di Sepang dan Buriram dengan komponen yang sama,” lanjut Meregalli.
Halaman Selanjutnya
Dengan kalender MotoGP yang semakin dekat ke seri pembuka, Yamaha praktis berpacu dengan waktu. Mereka tidak hanya dituntut menemukan tambahan tenaga, tetapi juga memastikan mesin tetap andal dan aman digunakan sepanjang musim.

5 hours ago
2












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)




