Menang Dramatis atas Afrika Selatan, Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

2 weeks ago 10

Senin, 29 Juni 2026 - 05:42 WIB

VIVA – Timnas Kanada berhasil mengklaim kemenangan dramatis menghadapi Afrika Selatan di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi salah satu di antara Belanda atau Maroko di 16 besar nanti.

Kanada kehilangan status tuan rumahnya setelah gagal menjadi juara Grup B. Kekalahan dari Swiss membuat mereka hanya finis sebagai runner-up, dan terpaksa memainkan duel 32 besar di SoFi Stadium di Inglewood, Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua tim sudah saling jual beli serangan sejak menit-menit awal, Afsel menyerang lebih dulu melalui Teboho Mokoena yang tembakannya masih bisa dihalau kiper Maxime Crepeau di menit keenam.

Semenit kemudian, Stephen Eustaquio melakukan percobaan untuk Kanada. Namun, tembakannya masih mengudara di atas gawang.

Di menit ke-17, Jonathan David memiliki kesempatan menembak berkat Eustaquio. Namun, upayanya juga masih melebar dari gawang.

Eustaquio kembali memberi ancaman lewat umpan silangnya, yang disambut oleh Derek Cornelius dengan tandukan di menit ke-22. Namun, kiper Ronwen Williams mampu membaca bola dengan baik.

Kanada dan Afsel masih sering menyerang hingga menit-menit akhir babak pertama. Namun, tandukan Tani Oluwaseyi yang dibalas sundulan Moise Bombito di pengujung babak pertama masih belum memberikan hasil bagi mereka.

Skor 0-0 bertahan hingga jeda turun minum. Afsel melakukan pergantian setelah istirahat, dengan Thalente Mbatha masuk untuk menggantikan Relebohile Mofokeng.

Berikutnya, giliran Kanada yang melakukan dua pergantian pemain di menit ke-59. Namun, gawang mereka justru diancam oleh tendangan jarak Jauh Oswin Appolis, yang untungnya masih melebar dari gawang.

Niko Sigur yang baru masuk dari bangku cadangan kemudian memberikan umpan terobosan untuk Kanada. Sayangnya, upaya Oluwaseyi masih bisa dihentikan kiper Afsel, Williams.

Luc de Fougerolles juga tak ketinggalan. Umpan Eustaquio dalam situasi sepak pojok ditanduk olehnya, namun masih belum menemui sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanada memasukkan pemain terbaik mereka dari bangku cadanga, Alphonso Davies pada menit ke-75. Mereka punya dua percobaan emas beberapa menit kemudian.

Promise David mendapatkan peluang menembak dalam situasi serangan balik, yang masih melebar. Kemudian, tembakan Jonathan David usai menerima bola dari Alphonso Davies juga masih bisa diselamatkan WIlliams.

Halaman Selanjutnya

Percobaan Kanada akhirnya membuahkan hasil di masa injury time. Eustaquio mendapatkan bola di pinggir kotak penalti, dan mengirimnya ke tiang jauh yang tak terjangkau oleh Williams.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |