Meski Angka Pemudik Turun Jadi 143,9 Juta, 161.243 Personel Tetap Dikerahkan Dalam Operasi Ketupat 2026

1 week ago 9

Senin, 2 Maret 2026 - 14:10 WIB

Jakarta, VIVA – Angka pemudik Lebaran 2026 diprediksi turun. Namun aparat kepolisian tak mau kecolongan. Meski potensi pergerakan masyarakat berkurang dibanding tahun lalu, Operasi Ketupat 2026 tetap digelar dengan kekuatan penuh.

Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo membeberkan hasil survei Kementerian Perhubungan yang menunjukkan adanya penurunan jumlah pemudik. Tahun ini, potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Potensi pergerakan masyarakat di libur Lebaran 2026 sebesar 143,9 juta orang,” kata Dedi usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional terkait Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Senin, Maret 2026.

Jumlah tersebut turun 2,57 juta orang atau sekitar 1,75 persen dibandingkan 2025 yang menyentuh angka 146,4 juta orang. Meski secara statistik menurun, Polri tetap bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan riil di lapangan.

“Kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realita pergerakan,” ujar dia.

Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal arus mudik dan arus balik di seluruh Indonesia.

Prediksi puncak mudik diperkirakan terbagi dua, yakni pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Menariknya, periode ini beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi yang berpotensi memengaruhi kepadatan lalu lintas di sejumlah daerah.

Sementara itu, arus balik diprediksi memuncak pada 25–26 Maret dan 28–29 Maret 2026. Untuk mengurai kemacetan, Polri menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, one way, contra-flow, hingga delaying system.

Di titik-titik pelabuhan, buffer zone juga disiapkan guna menahan lonjakan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan ekstrem. Pengamanan tak hanya fokus di jalan raya. Sebanyak 2.746 posko akan berdiri selama Operasi Ketupat berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rinciannya, 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu. Total ada 185.608 objek yang menjadi perhatian, mulai dari tempat ibadah dan lokasi salat Id, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata yang biasanya dipadati masyarakat saat libur panjang. Tak hanya pengamanan, Polri juga menyiapkan layanan tambahan bagi pemudik.

"Polri juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik. Selain itu Polri mengoptimalkan layanan 110 sebagai hotline untuk layanan pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat bila membutuhkan kepolisian," kata dia.

Gerbang tol Cikampek Utama

Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku Mulai H-9 Lebaran 2026

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pemberian diskon tarif tol tersebut berlaku di semua ruas jalan tol atau sama seperti Lebaran 2025.

img_title

VIVA.co.id

2 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |