Michelle Halim Buka Suara soal Tudingan Doktif, Beri Klarifikasi soal Produknya yang Disebut Tidak Aman

17 hours ago 3

Senin, 20 Juli 2026 - 16:58 WIB

VIVA – Michelle Halim akhirnya angkat bicara setelah produknya menjadi sorotan akibat pernyataan Doktif yang dikenal sebagai pegiat kesehatan. Polemik tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah Doktif mengunggah hasil uji laboratorium yang menurutnya menemukan kandungan zat yang dinilai tidak aman apabila dikonsumsi tidak sesuai aturan.

Kontroversi itu semakin meluas ketika produk yang dijual Michelle juga dikaitkan dengan meninggalnya salah seorang konsumen. Beragam opini pun bermunculan di media sosial hingga memicu kekhawatiran sebagian masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Doktif mengaku telah melakukan pengujian laboratorium terhadap produk tersebut dan menyampaikan hasilnya melalui akun TikTok miliknya.

"(Produk Lencir milik Michelle) Positif menjual produk yang membahayakan kesehatan masyarakat Indonesia, positif sennoside. Tidak boleh diminum lebih dari tujuh hari, tapi si Michelle Audrey Halim bilangnya aman terus klaimnya bisa menurunkan berat badan padahal jelas itu melanggar aturan BPOM," ujar Doktif yang dikutip dari TikTok pada Senin, 20 Juli 2026. 

Michelle Halim Klarifikasi 

Michelle menjelaskan bahwa klarifikasinya adalah bentuk tanggung jawab kepada konsumen, mitra usaha, serta masyarakat yang mengikuti perkembangan terkait kasusnya..

Ia mengaku menghormati setiap kritik maupun perhatian yang muncul terhadap produk yang beredar di pasaran. Namun menurutnya, informasi yang berkembang perlu dilengkapi dengan penjelasan berdasarkan data agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Kepercayaan konsumen merupakan fondasi utama yang kami bangun sejak brand kami hadir. Karena itu, kami memilih menyampaikan penjelasan secara terbuka dan bertanggung jawab. Kami menghargai setiap perhatian yang muncul di masyarakat dan memandangnya sebagai bagian dari proses yang harus kami respons secara transparan serta berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Michelle Halim. 

Selain menanggapi tudingan mengenai kandungan produk, Michelle juga memberikan penjelasan terkait kabar yang menghubungkan produknya dengan meninggalnya seorang konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Namun, berdasarkan komunikasi langsung yang telah dilakukan dengan pihak keluarga, perusahaan memperoleh informasi bahwa almarhum telah lama mengidap penyakit kanker sebelum mengonsumsi produk tersebut.

Michelle juga mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima perusahaan, penggunaan produk oleh almarhum berlangsung dalam waktu yang relatif singkat.

Halaman Selanjutnya

"Setelah kami bertemu dan berkomunikasi langsung dengan keluarga almarhum, kami mendapatkan penjelasan bahwa almarhum telah lama berjuang melawan penyakit kanker. Berdasarkan informasi yang kami terima, penggunaan produk juga belum mencapai satu minggu,” ujarnya lagi. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |