Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

13 hours ago 1

loading...

Dekan FK Unair Prof Eighty Mardiyan Kurniawati (kiri) mengunjungi langsung booth mahasiswa kebidanan dalam Midcare Expo 2026 di selasar depan area taman FK Unair, Surabaya, Kamis (11/6/2026). Foto/Dok. SindoNews

SURABAYA - Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ( FK Unair ) kembali menyelenggarakan pameran tahunan Midcare Expo 2026. Mengusung tema "MidCare Expo: Midwifery Care Zone, Solusi Sehat Setiap Fase Kehidupan," kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan meriah di selasar depan area taman FK Unair, Surabaya, Kamis (11/6/2026).

Dalam pameran tersebut, Dekan FK Unair Prof Eighty Mardiyan Kurniawati mengunjungi langsung booth mahasiswa kebidanan. Ia meninjau salah satu produk inovatif berupa media stimulasi anak yang dinamai "Sensa Play". Produk yang hadir dalam bentuk buku fisik (hard book) serta e-book ini berisi panduan resep permainan sensori yang dirancang khusus untuk balita.

Inovasi tersebut menarik perhatian besar Prof Eighty, yang kemudian memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para mahasiswa kebidanan. "Buku ini sangat bagus, terlebih lagi sudah dilengkapi dengan versi e-book, sehingga proses pemasarannya akan jauh lebih mudah dan efektif melalui media sosial," katanya. Baca juga: Dulu Wartawan Kini Dekan, Prof Eighty Usung Konsep BRIGHT Pimpin Fakultas Kedokteran Unair

Pada kesempatan yang sama, Prof Eighty juga menekankan betapa pentingnya seorang bidan memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) untuk mengembangkan profesi kebidanan di masa depan. Menurutnya, bidan masa kini dituntut untuk berpikir lebih luas dan tidak hanya terpaku pada ranah pelayanan konvensional.

Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJKM) Astika Gita Ningrum menjelaskan, pameran ini merupakan bagian dari luaran praktis mata kuliah Entrepreneur Ekonomi Kewirausahaan yang ditempuh oleh mahasiswa semester 6 Prodi Kebidanan. Fokus utama dari pembelajaran ini adalah memotivasi mahasiswa agar berani memasuki ranah bisnis yang mendukung profesi mereka.

Dalam proyek ini, mahasiswa dibagi menjadi enam kelompok yang mewakili setiap fase siklus hidup wanita, meliputi remaja, ibu hamil, ibu nifas, balita, hingga fase menopause. Setiap kelompok didampingi oleh dosen pembimbing guna menciptakan produk inovatif yang dapat menjadi terapi komplementer dalam asuhan kebidanan.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pembuatan gummies (permen kenyal) kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B12 yang ditargetkan untuk remaja putri penderita anemia. Astika memaparkan bahwa angka anemia pada remaja perempuan masih tinggi karena keengganan mengonsumsi tablet tambah darah konvensional yang dinilai kurang nikmat.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |