Mike Tyson Murka! Anthony Joshua vs Tyson Fury Terancam Digelar di New York, Bukan Inggris

2 hours ago 3

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:19 WIB

VIVA – Duel akbar antara Anthony Joshua dan Tyson Fury yang sudah lama dinantikan kembali menjadi sorotan. Pertarungan dua petinju Inggris tersebut direncanakan berlangsung pada kuartal keempat 2026.

Namun, lokasi pertarungan justru berpotensi membuat publik Inggris kecewa. New York, Amerika Serikat, kini disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi tuan rumah duel yang dijuluki Battle of Britain tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, sejak awal ada dorongan kuat agar Joshua dan Fury bertarung di tanah kelahiran mereka. Pertarungan dua petinju asal Inggris itu dinilai akan jauh lebih spesial jika digelar di Inggris.

Pembahasan mengenai duel tersebut kini semakin intensif. Sejumlah pihak mulai mencari lokasi terbaik untuk menggelar salah satu pertarungan kelas berat paling besar dalam beberapa tahun terakhir.

Kesepakatan awal Joshua disebut mengharuskan pertarungan melawan Fury digelar di Inggris. Promotor Eddie Hearn juga berulang kali menyuarakan keinginannya agar duel tersebut berlangsung di hadapan publik Inggris.

Namun, situasi berubah karena adanya kepentingan komersial. Netflix dan investor Arab Saudi, Turki Alalshikh, disebut lebih memilih Amerika Serikat. Pertimbangannya adalah pasar dan jumlah penonton di Negeri Paman Sam yang dianggap mampu memberikan keuntungan besar.

Alalshikh sebelumnya memang lebih menyukai Wembley sebagai lokasi pertarungan. Namun, ada satu syarat yang cukup mengejutkan.

Jika digelar di Inggris, ia menginginkan pertandingan dimulai sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat agar sesuai dengan jam tayang penonton internasional.

Eddie Hearn akhirnya dilaporkan memasukkan perubahan bahasa dalam kontrak yang memungkinkan duel tersebut dipindahkan ke Amerika Serikat jika diperlukan.

Mike Tyson Bela Inggris

Rencana menggelar Joshua vs Fury di Amerika Serikat ternyata tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Legenda tinju dunia, Mike Tyson, justru menilai pertarungan tersebut lebih layak berlangsung di Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Tyson, Joshua dan Fury merupakan dua petinju Inggris. Karena itu, London dianggap sebagai lokasi paling tepat untuk pertarungan tersebut. Tyson bahkan menilai publik Inggris akan memenuhi stadion meski pertarungan digelar di mana pun.

"Ini akan menjadi pertarungan hebat dan sangat bagus untuk tinju. Meskipun saya tidak bisa pergi karena dilarang masuk London, saya pikir London harus mendapatkan pertarungan ini," ujar Tyson.

Halaman Selanjutnya

Iron Mike juga menggunakan pengalamannya saat menghadapi Frank Bruno sebagai alasan. Ketika bertarung melawan Bruno di Las Vegas, Tyson mengaku mayoritas penonton yang hadir justru berasal dari Inggris.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |