Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya bakal mengumumkan hasil ekshumasi atau autopsi ulang jasad Sutrimo pada pekan ini. Saat ini, polisi masih berkoordinasi dengan dokter forensik medicolegal terkait penyampaian hasil pemeriksaan tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, pihaknya masih menunggu penyesuaian jadwal antara dokter forensik medicolegal dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami mohon waktu, semoga minggu ini sudah ada titik temu antara jadwal dokter forensik medicolegal dengan Ditreskrimum. Nanti akan kita update," katanya, Senin, 21 September 2026.
Budi menjelaskan, hasil ekshumasi nantinya akan disampaikan oleh dokter forensik yang melakukan pemeriksaan. Karena itu, polisi masih menunggu jadwal dokter forensik tersebut.
"Karena yang harus menyampaikan adalah dokter forensik dari hasil pemeriksaan eksumasi," ujar Budi.
Ekshumasi jasad Sutrimo sebelumnya dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Proses autopsi ulang tersebut berlangsung lebih dari tiga jam, mulai pukul 09.30 WIB hingga 13.00 WIB.
Proses ekshumasi melibatkan tim dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, PDFMI, Laboratorium Forensik Polri hingga unsur akademik.
Autopsi ulang dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Sutrimo. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan perkara.
Polda Metro Jaya sebelumnya mengambil alih pengusutan kasus Sutrimo dari laporan yang masuk di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.
Status perkara tersebut juga telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Namun, hingga kini polisi belum menetapkan pihak mana pun sebagai tersangka.
Untuk diketahui, Sosok Sutrimo yang kematiannya kini tengah diselidiki polisi mendapat klarifikasi dari kubu mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sutrimo disebut bukan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Febrie, melainkan orang yang dipekerjakan untuk menjaga bangunan Klinik Mordent.
Pengacara Febrie, Firman Wijaya mengatakan, informasi mengenai posisi Sutrimo selama ini perlu diluruskan. Menurutnya, Sutrimo lebih banyak tinggal dan menjaga bangunan Klinik Mordent yang saat ini sudah kosong.
Polisi Turun Tangan! Kalijodo Diawasi Ketat Usai Muncul Kabar Pungli dan Miras
Polda Metro Jaya bakal turun langsung mengawasi kawasan RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat. Langkah ini dilakukan menyusul informasi mengenai pungli dan peredaran miras.
VIVA.co.id
21 September 2026

1 day ago
1





















