VIVA – Mantan Timnas Indonesia Patrick Kluivert disebut-sebut dalam kegagalan Belanda menaklukkan Maroko dalam duel adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Ini karena ada sejumlah hal yang cukup identik dengan Patrick Kluivert, termasuk ketidakberhasilan sang putra Justin Kluivert dalam mengeksekusi tendangan penalti.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tim nasional Belanda kembali gagal melangkah lebih jauh di Piala Dunia. Kali ini, tim kuda hitam Maroko yang jadi pembawa mimpi buruk untuk mereka.
Hampir unggul selama 90 menit setelah Cody Gakpo cetak gol, namun Maroko mampu samakan kedudukan lewat Issa Diop detik-detik akhir.
Imbang di waktu normal, laga mesti diselesaikan lewat adu penalti. Sial bagi anak asuh Ronald Koeman, laju mereka dihentikan Maroko di babak ini.
Ketiga eksekutor Belanda yaitu Justin Kluivert, Quinten Timber hingga Crysencio Summerville gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Namun satu dari ketiga pemain yang gagal penalti tersebut hingga saat ini masih menjadi pembicaraan penggemar yaitu Justin Kluivert, anak eks Timnas Indonesia Patrick Kluivert.
Patrick Kluivert Disorot
Justin Kluivert di Timnas Belanda
Photo :
- REUTERS/Daniel Becerril
Dalam kesempatan adu penalti, Justin Kluivert menjadi pemain ketiga yang ditugaskan sebagai eksekutor oleh pelatih Oranje Ronald Koeman.
Akan tetapi, bola tendangannya melenceng mengenai tiang sisi kanan Maroko. Ini menjadi pembuka rangkaian kegagalan para eksekutor Belanda selanjutnya.
Tapi yang kini jadi pembahasan adalah karena kegagalan Justin Kluivert kemarin seolah mengulang apa yang pernah dilakukan sang ayah Patrick Kluivert, 26 tahun lalu.
Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut juga pernah gagal eksekusi penalti di waktu normal ketika Belanda berhadapan dengan Italia di babak semifinal Euro 2000.
Tapi yang anehnya, kegagalan eksekusi penalti Patrick Kluivert berada di tanggal yang sama dengan putranya baru-baru ini yaitu pada 29 Juni (waktu Meksiko).
Yang makin buat tercengang adalah arah penalti dari ayah dan anak tersebut ternyata sama-sama melenceng ke sisi kanan tiang gawang lawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kejadian mengherankan ini bahkan diulas secara khusus oleh media Amerika Serikat dalam akun X-nya @ataquefutbolero yang berbahasa Spanyol.
“Ayah dan anak, EKSEKUSI YANG SAMA, dengan Belanda tersingkir, di HARI YANG SAMA dengan SELISIH 26 TAHUN. LUAR BIASA,” cuit @ataquefutbolero.
Halaman Selanjutnya
Rekor Aneh Belanda di Piala Dunia

2 weeks ago
6











