Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00 WIB
VIVA –Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dikabarkan menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem di Yerusam, Senin malam 25 Mei waktu setempat. Hal tersebut dilaporkan oleh surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth.
"Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tiba di Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem di Yerusalem pada malam ini (Senin)," demikian laporan surat kabar itu dikutip dari laman Middle East Monitor, Rabu 27 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kedatangan Netanyahu ke Rumah Sakit tersebut membuat kondisi Kesehatannya dipertanyakan. Terlebih pada April lalu Bibi sapaannya sempat mengabarkan bahwa dirinya telah menjalani perawatan radiasi usai didiagnosis kanker prostat pada tahun 2025 lalu.
Menyusul dengan kabar kunjungannya ke rumah sakit, Kantor Perdana Menteri Israel mengklaim bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk perawatan gigi, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Kanker Prostat
Seperti diberitakan pada April lalu, Netanyahu
menyatakan dirinya telah menjalani perawatan kanker prostat. Dalam keterangan resminya, disebutkan bahwa pengobatan kanker prostat yang dijalani Netanyahu berjalan sukses meski tidak disebutkan kapan tepatnya perdana menteri Israel itu menjalani perawatan medis.
Dalam pernyataan di media sosialnya pada Jumat 24 April 2026, diketahui bahwa kanker prostat stadium awal yang dialami Netanyahu ini terdeteksi setelah menjalami pemeriksaan kesehatan tahunan. Disebutkan juga bahwa dia terapi terparah yang dijalaninya itu berhasil mengatasi masalah kanker prostat tersebut sepenuhnya tanpa meninggalkan jejak.
Melansir laman The Strait Times News, Sabtu 25 April 2026, berdasarkan laporan kesehatan yang dijalaninya secara umum menyatakan kondisi Netanyahu dalam keadaan sehat. Namun ia diketahui harus menjalani terapi radiasi untuk kanker prostat stadium awal.
Di sisi lain, baik laporan medis maupun Netanyahu tidak menjelaskan waktu pasti perawatan itu berlangsung.
Netanyahu, yang merupakan perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Israel, juga menyebut ia menunda publikasi laporan kesehatannya selama dua bulan untuk mencegah Iran menyebarkan propaganda palsu terhadap Israel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menjelaskan bahwa hasil pemindaian MRI pada akhir 2024 menemukan titik kecil di prostatnya yang kemudian diketahui sebagai tumor kanker berukuran 8 milimeter.
Netanyahu mengatakan dirinya menjalani lima sesi terapi radiasi pada Januari dan Februari 2026. Hasil pemeriksaan lanjutan disebut menunjukkan tumor tersebut telah hilang sepenuhnya.
Halaman Selanjutnya
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah menjalani operasi pemasangan alat pemantau detak jantung.

2 weeks ago
5














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)