Netanyahu ’Ngamuk’ Usai Menhan Pakistan Sebut Israel ’Kutukan Kemanusiaan’

2 weeks ago 8

Jumat, 10 April 2026 - 16:30 WIB

VIVA –Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, melalui platform media sosial X menyampaikan bahwa Israel terus menyerang warga sipil di Lebanon di tengah proses negosiasi yang berlangsung di Islamabad. Pernyataan itu muncul setelah serangan besar-besaran Israel pada Rabu yang menewaskan sedikitnya 256 orang di Lebanon dan melukai ratusan lainnya.

“Israel adalah kekuatan jahat dan kutukan bagi kemanusiaan,” tulis Asif seperti dikutip dari laman Anadolu Agency, Jumat 10 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menuduh bahwa genosida sedang terjadi di Lebanon, dengan warga sipil tak berdosa menjadi korban serangan Israel.

“Dimulai dari Gaza, lalu Iran, dan sekarang Lebanon pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti,” tambahnya.

Asif bahkan menyatakan harapan agar pihak-pihak yang mendirikan Israel di tanah Palestina  mendapat balasan di neraka.

Menyusul dengan pernyataan Asif, Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, angkat bicara. Pada Kamis waktu setempaat Kantor Perdana Menteri Israel mengecam keras pernyataan Menteri Pertahanan Pakistan tersebut. Kantor Netanyahu menyebut pernyataan Asif sebagai seruan untuk menghancurkan Israel.

“Seruan Menteri Pertahanan Pakistan untuk pemusnahan Israel adalah hal yang keterlaluan,” demikian pernyataan kantor Netanyahu.

Pihak Netanyahu menilai pernyataan Asif, yang merupakan pejabat negara, tidak dapat ditoleransi.

“Ini bukan pernyataan yang bisa ditoleransi dari pemerintah mana pun, apalagi dari pihak yang mengklaim sebagai penengah netral dalam upaya perdamaian,” lanjutnya.

Pertukaran pernyataan ini terjadi di tengah meningkatnya serangan Israel ke Lebanon, meskipun ada upaya diplomatik terkait gencatan senjata dua minggu yang diumumkan pada Selasa oleh Amerika Serikat dan Iran, serta dimediasi oleh Pakistan.

Sementara pihak mediator dari Pakistan dan Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut juga mencakup Lebanon, Washington dan Tel Aviv membantah hal itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Militer Israel dilaporkan meningkatkan serangan di berbagai wilayah Lebanon sejak Rabu, menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya menurut data Pertahanan Sipil Lebanon.

Secara keseluruhan, sejak perluasan ofensif Israel pada 2 Maret, sedikitnya 1.888 orang telah tewas dan 6.092 lainnya terluka menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung

Presiden Korsel Bagikan Video Dugaan Kekerasan Tentara Israel terhadap Anak Palestina

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, ramai diperbincangkan di media sosial X menyusul dengan video anak Palestina yang diduga alami kekerasan dari tentara Israel

img_title

VIVA.co.id

10 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |