Milan, VIVA – Kekecewaan masih menyelimuti kubu Inter Milan setelah tersingkir dari Liga Champions musim ini akibat kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt di babak play-off. Meskipun begitu, salah satu pilar tim, Nicolo Barella, memberikan respons penuh sportivitas usai laga dan menilai lawannya layak melaju ke babak 16 besar.
Barella mengakui bahwa Bodo/Glimt pantas lolos karena memenangkan kedua leg — baik di kandang sendiri maupun di San Siro — meskipun Inter sempat menguasai penguasaan bola dan menciptakan peluang sepanjang pertandingan. Menurut gelandang asal Italia itu, gol yang diciptakan oleh tim Norwegia adalah ujian nyata dari efektivitas dan ketangguhan mereka di momen penting.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami kebobolan karena kesalahan individu — itu bagian dari sepak bola — tetapi hal tersulit adalah membuka kebuntuan, dan kami tidak berhasil. Bodo pantas mendapat ucapan selamat, mereka mengalahkan kami di kandang dan tandang, jadi jelas mereka pantas lolos,” ujar Barella kepada Sky Sport Italia.
Barella juga menyebut ada rasa kekecewaan, terutama karena ambisi Inter untuk bersaing di semua ajang masih tinggi. Ia menyinggung bahwa jika timnya finis dengan satu poin lebih banyak di fase grup, maka mereka bisa langsung lolos ke 16 besar tanpa melalui babak tambahan play-off. Namun itu adalah bagian dari dinamika kompetisi Liga Champions yang kian kompetitif.
Inter Milan vs Bodo/Glimt
Meski langkah di Eropa terhenti lebih cepat dari yang diharapkan, Barella memastikan bahwa Inter tidak akan kehilangan fokus pada target lain musim ini. Saat ini Nerazzurri memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan signifikan dan masih memiliki kesempatan kuat untuk merebut gelar juara liga domestik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Ada kekecewaan karena kami selalu ingin bersaing di semua kompetisi. Kami mencoba yang terbaik, tetapi mereka tampil lebih baik. Sekarang fokus kami tetap sama sejak awal musim: target adalah Scudetto,” tambahnya.
Kekalahan Inter dari Bodo/Glimt menjadi salah satu kejutan besar musim ini di kancah Liga Champions, mengingat status Nerazzurri sebagai finalis kompetisi dalam beberapa musim terakhir. Sementara itu, Bodo/Glimt mencatat sejarah sebagai tim Norwegia pertama yang berhasil mencapai babak 16 besar melalui babak play-off kompetisi ini.
Dongeng di Liga Champions, Komentar Pelatih Bodo/Glimt Usai Depak Finalis Musim Lalu Inter Milan
Keberhasilan Bodo/Glimt menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions menjadi salah satu kisah paling mengejutkan musim ini. Wakil Norwegia itu sukses mendepak finalis
VIVA.co.id
25 Februari 2026

2 weeks ago
4












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)