Paloh Respons Target Rupiah Prabowo: Selain Optimisme, Apalagi yang Kita Punya?

3 weeks ago 10

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:04 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh angkat bicara soal target Presiden RI Prabowo Subianto agar nilai tukar rupiah stabil pada 2027 di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Paloh mengaku optimis target yang disampaikan Prabowo itu bisa tercapai. Sebab, kata dia, modal terakhir yang dimiliki rakyat Indonesia hanyalah optimisme. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain optimisme, apalagi yang kita punya? Itu barangkali yang perlu kita pahami. Modal kita yang terakhir adalah optimisme itu sendiri," kata Paloh kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Mei 2026.

"Lain saya pikir, kita tidak perlu berargumentasi, ya tinggal optimisme itu. Kalaupun itu selesai ya kita tidak punya apa-apa lagi," sambungnya.

Paloh pun berharap semangat optimisme itu bisa terus dijaga ke depannya. 

"Tapi mudah-mudahan kita masih bisa menjaga optimisme itu ya," jelas Paloh.

Dalam kesempatan itu, Paloh juga menanggapi pidato Presiden Prabowo. Menurutnya, pidato yang disampaikan Prabowo bisa membangun semangat patriotisme. 

"Itu bisa jelas ditandaskan kembali bagaimana kita harus tetap berpegang teguh pada komitmen dasar kepada Pasal 33 Undang-Undang Dasar," tuturnya. 

Namun, Paloh menekankan, strategi yang dijalankan pemerintah tentu tidak mudah. Oleh sebab itu perlu dukungan bersama dari berbagai pihak. 

"Tapi permasalahannya mungkin yang perlu harus kita cermatin, strategi yang cukup strategis ini, tentu tidak semuanya taken for granted, bisa mudah untuk bisa diaplikasikan sedemikian rupa. Nah ini perlu perhatian kita bersama," ucap dia. 

"Artinya kita mendukung pikiran-pikiran besar ini, tetapi dengan satu syarat yang tidak bisa terlepaskan daripada komitmen kita bersama, pemerintah sendiri untuk bisa menjaga, mempunyai reserve bagaimana kalau hal ini tidak teraplikasikan berjalan sesuai dengan rencana. Ini yang saya perlu tekankan di sini," imbuh Paloh. 

Presiden Prabowo Subianto

Photo :

  • [tangkapan layar]

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menargetkan surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun maksimal di 7,3 persen. Kemudian, ia juga bakal menargetkan nilai tukar rupiah di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Halaman Selanjutnya

"Suku bunga surat berharga negara, SBN tenor 10 tahun, kami jaga berada pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen. Nilai tukar kita jaga di Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Strategi fiskal dan moneter harus strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia," kata Prabowo.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |