Pastikan Keselamatan Warga, Satgas PRR Bakal Perkuat Konstruksi Jembatan Enang-Enang

4 hours ago 1

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:22 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap keselamatan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, saat meninjau Jembatan Enang-Enang pada Selasa, 7 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tito memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif gotong royong masyarakat setempat yang telah membangun Jembatan Enang-Enang secara swadaya guna memperlancar mobilitas.

Meski demikian, dari hasil tinjauan dan diskusi bersama, struktur jembatan tersebut dinilai belum cukup kokoh dan berisiko jika dilintasi oleh kendaraan bertonase besar. 

Maka dari itu, pemerintah berencana melakukan penguatan pada konstruksi jembatan agar ke depannya mampu mengakomodasi berbagai jenis kendaraan.

“Jembatan Enang-Enang ini tetap difungsikan tapi nanti akan diperkuat dan dipelajari strukturnya teknis itu oleh Balai PU (Pekerjaan Umum),” kata Tito saat berada di lokasi peninjauan.

Sembari menunggu kajian teknis yang sedang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, pemerintah menerapkan kebijakan sementara. Saat ini, jembatan hanya diizinkan untuk dilewati oleh sepeda motor dan kendaraan ringan. Guna memastikan aturan ini ditaati, sebuah portal akan segera dipasang untuk memblokir akses kendaraan berat.

Tito menjelaskan, langkah ini merupakan solusi paling ideal untuk menjembatani kebutuhan aksesibilitas masyarakat dan jaminan keselamatan. 

“Kita enggak ingin juga kalau ada kecelakaan kemudian roboh,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan jalan tengah ini diambil karena Mendagri sangat memahami seberapa vitalnya Jembatan Enang-Enang bagi denyut nadi kehidupan warga Bener Meriah. Jembatan ini merupakan akses krusial menuju sekolah, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya. Tanpa jembatan ini, warga harus memutar arah dengan jarak tempuh yang jauh lebih panjang, yang otomatis akan menguras waktu dan biaya transportasi mereka.

Dalam kunjungan kerjanya di Bener Meriah, Tito Karnavian turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan pusat, di antaranya Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bener Meriah.

Satgas PRR.

Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-enang Respons Aspirasi Warga Bener Meriah

Langkah tersebut menjadi respons cepat atas aspirasi warga yang sebelumnya bergotong royong memperbaiki akses jembatan secara swadaya demi mempertahankan aktivitas harian

img_title

VIVA.co.id

7 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |