Pelatih Argentina Murka ke FIFA, La Albiceleste Merasa Diperlakukan Tak Adil Jelang Final Piala Dunia 2026

22 hours ago 5

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:58 WIB

VIVA – Aroma persaingan menuju final Piala Dunia 2026 semakin memanas. Bukan hanya duel panas antara Spanyol dan Argentina yang menjadi sorotan, tetapi juga kritik tajam yang dilontarkan pelatih Tim Tango, Lionel Scaloni, kepada FIFA beberapa jam sebelum laga puncak digelar.

Argentina dijadwalkan menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium pada Senin dini hari WIB, 20 Juli 2026. Di tengah persiapan mempertahankan gelar juara dunia, Scaloni justru mengungkapkan kekecewaannya terhadap jadwal yang disusun FIFA. Menurutnya, tim asuhannya tidak memperoleh waktu pemulihan yang ideal setelah menjalani laga semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Scaloni menilai padatnya agenda pertandingan membuat para pemain Argentina harus menjalani persiapan final dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Situasi tersebut, kata dia, menjadi tantangan tersendiri menjelang laga yang menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.

Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, seluruh rombongan Argentina baru tiba kembali di pusat latihan sekitar pukul 23.00 waktu setempat usai menyelesaikan pertandingan semifinal. Waktu istirahat yang terbatas membuat sesi latihan menjelang final menjadi sangat singkat.

Lionel Messi di Timnas Argentina

Photo :

  • IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis

"Kami fokus untuk memberi para pemain istirahat dan berdasarkan itu kami akan melihat bagaimana mereka pulih, karena ada pemain yang belum 100% fit. Kami akan menilai situasi mereka. Kami bermain dengan mempertimbangkan tujuan kami sendiri, tetapi kami juga tidak melupakan kekuatan lawan kami," kata Scaloni dikutip Reuters.

Meski melontarkan kritik terhadap FIFA, Scaloni memastikan kondisi tersebut tidak akan dijadikan alasan apabila hasil pertandingan nanti tidak sesuai harapan. Fokus utama Argentina tetap tertuju pada upaya mempertahankan trofi yang mereka raih di Qatar pada 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Scaloni juga memberikan penghormatan kepada Spanyol yang tampil impresif sepanjang turnamen. La Furia Roja datang ke final setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada babak semifinal dan sebelumnya berhasil melewati Portugal serta Belgia.

Final kali ini memang mempertemukan dua tim dengan performa paling konsisten di Piala Dunia 2026. Argentina melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Mesir, Swiss, dan Inggris, sedangkan Spanyol sukses melewati jalur berat dengan mengalahkan Portugal, Belgia, hingga Prancis.

Halaman Selanjutnya

Pernyataan Scaloni pun memancing beragam respons. Sebagian pihak menilai keluhannya cukup beralasan karena jadwal pertandingan yang padat memang dapat memengaruhi proses pemulihan fisik pemain. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap komentar tersebut merupakan bagian dari strategi psikologis untuk mengurangi tekanan terhadap skuad Argentina sekaligus mengalihkan sorotan menjelang laga final.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |