Senin, 13 April 2026 - 18:30 WIB
VIVA – Pengiriman logistik melalui Selat Hormuz langsung terhenti setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang berlaku mulai Senin, 13 April 2026, pukul 14.00 GMT (21.00 WIB), menurut laporan intelijen maritim yang berbasis di London.
Lalu lintas yang sebelumnya sudah beroperasi pada tingkat terbatas tiba-tiba berhenti total karena kapal-kapal mulai berbalik arah di Selat Hormuz, demikian laporan Lloyd’s List.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal itu terjadi ketika AS meningkatkan operasi pembersihan ranjau dan menuding Iran gagal menghormati komitmennya untuk membuka kembali jalur air internasional tersebut.
Blokade angkatan laut AS diumumkan setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan dalam pembicaraan tingkat tinggi di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu-Minggu akhir pekan.
Pembicaraan itu dilakukan di tengah gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan mulai Selasa, 7 April 2026.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan blokade semua akses lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran" mulai Senin, 13 April 2026, pukul 14.00 GMT atau pukul 21.00 WIB.
Blokade itu menyusul instruksi Presiden AS Donald Trump merespons kegagalan perundingan antara Teheran dan Washington di Islamabad, Pakistan, yang berakhir tanpa kesepakatan.
"Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) akan mulai menerapkan blokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada 13 April, pukul 10.00 pagi ET (14.00 GMT), sesuai dengan proklamasi Presiden (Donald Trump)," kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
CENTCOM menegaskan bahwa blokade tersebut akan diberlakukan secara menyeluruh terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.
"Pasukan CENTCOM tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz dengan rute pelabuhan non-Iran," demikian pernyataan CENTCOM.
Ngeri! 32 Juta Orang Bisa Jatuh ke Jurang Kemiskinan Imbas Perang AS-Israel vs Iran
Perang Iran picu krisis global, PBB sebut 32 juta orang berisiko jatuh miskin akibat lonjakan energi, pangan, dan ekonomi melemah. Baca di sini selengkapnya
VIVA.co.id
13 April 2026

1 week ago
14



























