Pemerintah Gelontorkan Bansos Jumbo di Sepanjang Kuartal I-2026, Simak Rinciannya

4 weeks ago 4

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:40 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, bakal menyalurkan dua jenis bantuan sosial atau bansos pada kuartal I-2026, yakni bansos reguler dan bansos adaptif kebencanaan.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers 'Stimulus Ekonomi Diskon Tarif Transportasi HBKN Idul Fitri 2026', yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, nantinya bansos reguler akan mencakup bantuan sembako dan program keluarga harapan yang dianggarkan sebesar Rp 17,5 triliun, dengan target yang menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat.

"Dan untuk bansos kebencanaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera, dan sejumlah daerah lainnya, anggarannya sekitar Rp 2,3 triliun," kata Gus Ipul, Selasa, 10 Februari 2026.

Dia menambahkan, ada pula anggaran bansos yang dikelola Kemensos bagi asistensi rehabilitasi sosial sebesar Rp 20 triliun, yang sampai saat ini telah terserap sebesar Rp 17 triliun.

"Dan sisanya akan menyusul untuk bulan Januari, Februari, dan Maret. Artinya, insyaAllah sampai lebaran, dan kami akan salurkan pada triwulan kedua nanti di bulan April, Mei, dan Juni," ujarnya.

Dia menjelaskan, penerima manfaat bansos Kemensos yang akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia ini bersifat dinamis.

Mensos Saifullah Yusuf meninjau penyaluran BLT Kesra di Kantor Pos.

Hal itu disebabkan karena sumber datanya mengacu pada data tunggal, yang telah dimutakhirkan secara berkelanjutan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga bisa jadi penerima manfaat itu dapat (bansos) di triwulan pertama dan di triwulan kedua, tapi mungkin di triwulan tiga tidak dapat," kata Gus Ipul.

"Atau sebaliknya, ada yang belum pernah dapat, tapi sekarang bisa dapat bansos," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Anggaran Kesehatan Makin Tinggi Tiap Tahun, Purbaya: Pusing, Tapi Ini Kewajiban Pemerintah

Purbaya menyayangkan, besarnya anggaran yang merupakan bukti keseriusan pemerintah memperbaiki kesehatan masyarakat itu, justru kerap tidak dipahami sebagian masyarakat.

img_title

VIVA.co.id

9 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |