VIVA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, kecewa setelah timnya gagal mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. La Albiceleste tumbang dari Spanyol 0-1 pada babak perpanjangan waktu di partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, AS, Senin 20 Juni 2026.
Meski hasil akhir tidak berpihak kepada Argentina, Scaloni memilih memberikan apresiasi tinggi kepada perjuangan anak asuhnya yang kembali mampu menembus final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Perasaan kami tentu sedih, tetapi para pemain sudah memberikan segalanya. Saya sangat berterima kasih kepada mereka karena mampu membawa Argentina kembali ke final dan bersaing hingga akhir," kata Scaloni.
Pelatih berusia 48 tahun itu mengakui Spanyol memang tampil lebih baik pada laga final. Namun, menurutnya, pencapaian Argentina menembus partai puncak tetap layak mendapat apresiasi.
"Mereka memang lebih baik, tetapi saya akan selalu mengenang kelompok pemain ini. Kita juga harus menghargai fakta bahwa kami bisa sampai di final. Itu bukan sesuatu yang mudah," ujarnya.
Scaloni juga mengungkapkan Argentina harus menghadapi situasi sulit sepanjang pertandingan. Selain kondisi fisik pemain yang mulai terkuras, La Albiceleste kehilangan dua bek andalannya, Cristian Romero dan Lisandro Martinez, yang mengalami masalah saat laga berlangsung.
"Kami datang ke pertandingan ini dalam kondisi yang sangat berat secara fisik. Kami juga kehilangan Cristian Romero dan Lisandro Martinez. Tetapi kami harus tetap menjadi tim yang besar, baik saat menang maupun ketika kalah," tutur Scaloni.
Meski gagal membawa pulang trofi, mantan pemain Lazio itu menegaskan tidak memiliki alasan untuk menyalahkan para pemainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami tentu ingin menang. Namun, saya hanya punya kata-kata terima kasih untuk para pemain. Anda bisa saja bermain bagus atau buruk, tetapi ketika semua orang sudah memberikan segalanya di lapangan, sangat sulit untuk menyalahkan mereka," ucapnya.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri harapan Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi 2022. Sementara itu, Spanyol sukses mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010.
Luis de la Fuente Ungkap Sosok yang Hampir Gagalkan Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Luis de la Fuente mengungkap sosok yang hampir menggagalkan Spanyol juara Piala Dunia 2026. Pelatih La Furia Roja memuji penampilan gemilang Emiliano Martinez.
VIVA.co.id
20 Juli 2026

20 hours ago
2











