Pengamat Bongkar 3 Skema Mematikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Wajib Pilih yang Terbaik

1 hour ago 1

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:00 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan atau akrab disapa Bung Ropan, membongkar tiga skema yang bisa digunakan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, pada FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, Herdman memiliki banyak opsi taktik seiring potensi hadirnya sejumlah pemain diaspora terbaik Skuad Garuda.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Premier Division dan tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, serta Bangladesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Juara Grup A dan Grup B nantinya langsung bertemu di partai final, sedangkan runner-up kedua grup akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.

Bung Ropan menilai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum bagi John Herdman untuk memaksimalkan kekuatan Timnas Indonesia. Berbeda dengan Piala AFF yang berada di luar kalender FIFA, sejumlah pemain diaspora yang menjadi andalan Skuad Garuda berpeluang bergabung karena turnamen ini masuk agenda FIFA.

Menurut Bung Ropan, Herdman juga tidak boleh terpaku pada satu pola permainan. Ia kemudian menawarkan tiga alternatif formasi yang dapat digunakan Timnas Indonesia, yakni 3-4-3, 4-2-3-1, dan 4-3-3.

Skema 3-4-3

Dalam skema pertama, Bung Ropan menempatkan Emil Audero sebagai penjaga gawang. Tiga pemain di depan kiper adalah Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Jay Idzes.

Kevin Diks ditempatkan di sisi kanan, sedangkan Calvin Verdonk berada di sisi kiri. Dua gelandang tengah diisi Joey Pelupessy dan Thom Haye.

Untuk lini depan, Bung Ropan memasang Luke Frederik di kanan, Ole Romeny di kiri, dan Mitchell Baker sebagai ujung tombak.

Komposisi tersebut membuat Timnas Indonesia memiliki tiga bek di belakang, empat pemain di lini tengah, serta trio penyerang yang dapat memberikan ancaman lebih besar di depan gawang lawan.

Skema 4-2-3-1

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Ropan kemudian menawarkan opsi kedua dengan mengubah sistem menjadi 4-2-3-1.

Martin Paes menjadi pilihan di bawah mistar. Empat pemain belakang diisi Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Jay Idzes.

Halaman Selanjutnya

Dua gelandang bertahan ditempati Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk. Sementara Thom Haye didorong lebih ke depan untuk mengatur ritme sekaligus distribusi bola.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |