VIVA – Penghargaan Achmad Bakrie kembali digelar tahun ini untuk ke-22 kalinya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi putra-putri terbaik Indonesia di berbagai bidang. Sejalan dengan semangat peringatan 84 tahun Bakrie Group, Penghargaan Achmad Bakrie XXII tahun 2026 mengangkat semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia”.
Semangat tersebut tercermin dalam perjalanan dan kontribusi para penerima penghargaan yang menghadirkan karya, pemikiran, inovasi, dan dedikasi nyata bagi Indonesia. Penghargaan Achmad Bakrie XXII tahun 2026 diberikan kepada empat tokoh dari berbagai bidang, yaitu Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D. untuk bidang Sains & Teknologi, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. untuk bidang Kesehatan, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. untuk bidang Pemikiran Sosial, serta Butet Kartaredjasa untuk bidang Seni & Budaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diselenggarakan oleh Bakrie Group, Bakrie Untuk Negeri, dan Freedom Institute, Penghargaan Achmad Bakrie menjadi bagian dari komitmen untuk terus memberikan penghormatan kepada individu-individu Indonesia yang konsisten memberikan kontribusi melalui ilmu pengetahuan, pemikiran, inovasi, seni, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2003, Penghargaan Achmad Bakrie telah menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap karya dan dedikasi yang memberikan dampak luas bagi Indonesia.
Menjaga Integritas melalui Proses Kurasi
Proses pemilihan penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII dilakukan melalui proses kurasi oleh Dewan Juri yang terdiri atas tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang beragam.
Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII terdiri atas:
● Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. – Ketua Dewan Juri. Rektor Universitas Bakrie dan Guru Besar bidang Ilmu Rekayasa Struktur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
● Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., ASEAN Eng. – Anggota Dewan Juri. Guru Besar bidang Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada dengan kepakaran di bidang energi dan tekno ekonomi. Pernah menjabat sebagai Rektor UGM periode 2017–2022 dan Ketua Forum Rektor Indonesia periode 2021–2022.
● Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. – Anggota Dewan Juri. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III yang memiliki pengalaman dalam transformasi pendidikan tinggi serta penguatan sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan industri.
Halaman Selanjutnya
● Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. – Anggota Dewan Juri. Akademisi dan birokrat yang memiliki kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan dan Kepala BKKBN.

2 days ago
11
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

