Penjualan EV Moncer dan Pelaku Ritel Masih Optimis, Airlangga Bantah Ekonomi RI Tengah Lesu

1 hour ago 1

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membantah anggapan bahwa perekonomian Indonesia tengah mengalami kelesuan.

Sebab menurutnya, ekonomi nasional tercatat masih tumbuh kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,45 persen pada semester I-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perekonomian kita sampai dengan semester I masih tumbuh 5,45 persen, dan artinya itu adalah salah satu pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Jadi ekonominya tinggi," kata Airlangga di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Kick Off Road to Harbolnas 2026

Photo :

  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Menurutnya, sejumlah indikator lain juga menunjukkan perekonomian Indonesia masih berada di jalur yang positif. Salah satunya terlihat dari penjualan kendaraan listrik (EV), yang tumbuh signifikan pada semester I-2026.

Airlangga mengatakan, penjualan kendaraan listrik baik jenis hybrid maupun baterai, tercatat meningkat hingga sekitar 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kita melihat sebetulnya ekonomi kita track-nya masih berjalan dan indeks keyakinan konsumen juga masih di atas 100," ujar Airlangga.

Dia menilai, pemerintah perlu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tersebut, terutama dengan memastikan bahwa daya beli masyarakat masih tetap terjaga.

Pemerintah juga terus menjalankan sejumlah program, yang ditujukan untuk mendukung daya beli masyarakat hingga akhir tahun 2026 mendatang. Dimana, salah satunya yakni dengan menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram, yang masih akan diberikan hingga Desember 2026.

Selain bantuan pangan, lanjut Airlangga, pemerintah juga memberikan insentif melalui Pajak Penghasilan (PPh) Ditanggung Pemerintah, bagi pekerja dengan batas upah tertentu.

Terlebih, optimisme pelaku ritel juga turut menunjukkan kondisi konsumsi domestik yang masih kuat. Airlangga mengatakan, pasar dalam negeri Indonesia juga semakin dalam dan memiliki basis produk nasional yang besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dari sekitar 800 merek yang beredar di pasar domestik, sekitar 500 di antaranya merupakan merek yang dimiliki perusahaan nasional.

"Jadi sebetulnya dari segi domestik market kita semakin dalam dan semakin kuat," ujarnya.

Kick Off Road to Harbolnas 2026

Melonjak 90 Persen, Airlangga Sebut Penjualan via Video Commerce di RI Tembus 2,6 Miliar Transaksi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, jumlah penjual daring di Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 800.000 pedagang online.

img_title

VIVA.co.id

27 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |