Jakarta, VIVA – Platform teknologi perjalanan all-in-one Traveloka resmi ditunjuk sebagai Certified Online Travel Partner Marriott, yang menghadirkan konektivitas langsung antara inventori properti. Hal itu dituangkan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak.
Marriott International diketahui merupakan grup perhotelan di dunia yang memiliki portofolio lebih dari 10.000 properti di 146 negara dan wilayah. Wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara kini dapat menikmati akses ke harga secara real-time serta pilihan properti Marriott yang lebih luas, mulai dari hotel-hotel mewah seperti JW Marriott dan W Hotels, hotel premium seperti Westin dan Sheraton, hingga hotel-hotel pilihan seperti Moxy dan Aloft.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Di Traveloka, kami membantu wisatawan menemukan akomodasi yang paling sesuai pada saat yang tepat. Kini, hal tersebut semakin didukung oleh kemampuan kami dalam memahami kebutuhan wisatawan bahkan sebelum mereka memiliki rencana perjalanan yang matang,” ujar Yady Guitana, Chief Financial Officer, Traveloka di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Kemitraan ini hadir seiring dengan pertumbuhan industri pariwisata Asia Tenggara sebagai salah satu pasar perjalanan dengan perkembangan tercepat di dunia. Nilai industri pariwisata kawasan ini diproyeksikan meningkat dari 35,5 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 67,4 miliar dolar AS pada 2031. Serta menyumbang 15,4% daripermintaan perjalanan global. Konektivitas langsung antara Marriott dan Traveloka akan meningkatkan jangkauan properti terhadap pasar wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara.
"Ketika perusahaan perhotelan terkemuka, seperti Marriott, memilih untuk memperluas jangkauan terhadap portofolionya melalui platform perjalanan all-in-one seperti kami, hal tersebut mencerminkan kepercayaan brand perjalanan terkemuka di dunia terhadap jangkauan Traveloka serta pemahaman kami terhadap perilaku wisatawan di Asia Tenggara. Dengan menggabungkan portofolio kelas dunia milik Marriott dengan data regional dan rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Traveloka, kami dapat menghadirkan pengalaman pemesanan yang lebih relevan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis Marriott yang berkelanjutan di kawasan ini,” tambahnya.
Chief Commercial Officer, Asia Pacific excluding China, Marriott International, John Toomey mengungkapkan, minat terhadap properti Marriott di Traveloka menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, ditandai dengan meningkatnya pencarian hotel di platform Traveloka. Pemesanan akomodasi Marriott oleh wisatawan di kawasan Asia Tenggara semakin meningkat, termasuk properti di Asia Pasifik serta berbagai kota utama di Indonesia. Beberapa properti yang paling banyak diminati antara lain Four Points di Makassar, Surabaya, Medan, dan Bandung, serta berbagai properti Sheraton dan Marriott Hotels.

1 week ago
6











