Pernah Main di Indonesia, Bek Spanyol Ini Kangkangi Lionel Messi dan Juara Piala Dunia 2026

20 hours ago 3

Senin, 20 Juli 2026 - 06:29 WIB

VIVA – Nama Pau Cubarsi menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Di usianya yang baru 19 tahun, bek muda Barcelona itu tampil luar biasa dan menjadi pilar utama keberhasilan Spanyol merebut gelar juara dunia.

Siapa sangka, perjalanan Cubarsi menuju puncak dunia ternyata sempat singgah di Indonesia. Bek jebolan akademi La Masia itu merupakan salah satu pemain Timnas Spanyol U-17 yang tampil pada Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia. Saat itu, Cubarsi merasakan atmosfer Stadion Manahan, Solo, hingga Jakarta International Stadium bersama La Furia Roja muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kiprahnya di Indonesia berakhir pahit. Spanyol harus tersingkir di babak perempat final usai kalah tipis 0-1 dari Jerman. Bahkan, Cubarsi sempat menjadi kiper dadakan di menit-menit akhir pertandingan setelah timnya kehabisan pergantian pemain.

Pada turnamen tersebut, Cubarsi juga berada di ajang yang sama dengan Timnas Indonesia U-17 yang diperkuat Arkhan Kaka dan dilatih Bima Sakti.

Dua bulan setelah pulang dari Indonesia, Cubarsi menjalani debut bersama tim utama Barcelona di bawah arahan Xavi Hernandez. Penampilannya yang matang membuat bek kelahiran 22 Januari 2007 itu langsung dipercaya menjadi bagian penting Blaugrana.

Performa impresifnya kemudian mengantarkan Cubarsi dipanggil ke Timnas Spanyol senior pada Maret 2024. Meski gagal masuk skuad juara Euro 2024, ia terus berkembang hingga akhirnya menjadi pilihan utama pelatih Luis de la Fuente di Piala Dunia 2026.

Bersama Aymeric Laporte, Cubarsi menjelma menjadi benteng kokoh di lini belakang Spanyol. Duet keduanya membawa La Furia Roja mencatatkan enam clean sheet dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Ujian terberat Cubarsi datang di partai final saat menghadapi Lionel Messi dan Argentina. Bek muda itu mengaku antusias sekaligus sadar betapa sulitnya menghentikan megabintang berusia 39 tahun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda tahu apa yang akan dia lakukan, tetapi sangat sulit untuk menghentikannya," ujar Cubarsi.

"Kami sangat bahagia bisa bermain di final. Ini adalah pertandingan yang saya impikan sejak kecil dan saya tidak sabar menantikannya," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Pada akhirnya, Cubarsi berhasil melewati ujian tersebut dengan sempurna. Bersama lini belakang Spanyol, ia sukses meredam Lionel Messi yang gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |