loading...
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, 16,1 juta nasabah Mekaar yang dilayani melalui 58 kantor cabang di 36 provinsi dan lebih dari 6.600 kecamatan, sebanyak 74% melaporkan peningkatan pendapatan. Foto/Dok
JAKARTA - Indonesia resmi meluncurkan Halal Expo Indonesia di Jakarta dengan target memperdalam kerja sama perdagangan dan investasi halal dalam kerangka Developing Eight (D-8) yang bertujuan meningkatkan perdagangan intra-blok hingga USD500 miliar pada 2030. PT Permodalan Nasional Madani ( PNM ) tampil sebagai salah satu representasi nyata ekosistem keuangan syariah inklusif Indonesia, melalui sesi HEI Talk bertajuk "Social Collateral, Real Impact: Rethinking Poverty Alleviation through Islamic Finance.
Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary menyampaikan, dampak dari keuangan syariah yang diterapkan PNM di hadapan delegasi dari 9 negara anggota D-8 termasuk Bangladesh, Malaysia, Turki, Mesir, Nigeria, Pakistan, Iran, dan Azerbaijan. Menurutnya keuangan syariah yang dirancang dengan tepat mampu menjadi instrumen nyata pengentasan kemiskinan, bukan sekadar produk di atas rak.
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, 16,1 juta nasabah Mekaar yang dilayani melalui 58 kantor cabang di 36 provinsi dan lebih dari 6.600 kecamatan, sebanyak 74% melaporkan peningkatan pendapatan setelah bergabung. Kini 72% memiliki peran nyata dalam pengambilan keputusan rumah tangga, dan 90% merasakan dampak kemandirian finansial secara langsung.

Sejak 2017, program ini berkontribusi terhadap kenaikan konsumsi rumah tangga nasional sebesar Rp55,81 triliun dan pertumbuhan ekspor pengusaha binaan PNM yang melampaui USD3 miliar. Baca Juga: Riset Ungkap Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Bukti Pemberdayaan UMKM Efektif
Yang membuat model ini distinktif di mata forum internasional adalah inovasinya dalam menggantikan agunan fisik dengan social collateral ketika kelompok perempuan saling menjamin satu sama lain setiap minggu, akuntabilitas komunitas menggantikan tumpukan dokumen, sebuah mekanisme yang justru selaras dengan prinsip tanggung renteng dalam keuangan syariah.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
