Polri Genjot Akselerasi Transformasi di Bidang Pendidikan

2 weeks ago 9

Jumat, 10 April 2026 - 17:12 WIB

Jakarta, VIVA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengakselerasi transformasi di bidang pendidikan melalui penguatan kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kerja sama antara Polri dan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian, sebagai bagian dari upaya yang perlu segera diketahui masyarakat luas dalam mendukung Transformasi Polri.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pembangunan pusat studi kepolisian merupakan bagian penting dari transformasi Polri yang adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi akademik. Hal ini diungkapkan Wakapolri saat Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins jajaran Polri pada 9 April 2026 di Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akselerasi transformasi di bidang pendidikan. Juga terima kasih kepada seluruh rekan-rekan jajaran yang sudah melaksanakan kegiatan perjanjian kerja sama Pusat Studi Kepolisian di sembilan perguruan tinggi yang ada di wilayah. Kemudian enam pusat studi sudah kita dirikan di PTIK," kata Dedi.

Dedi berharap ada tambahan perjanjian kerja sama beberapa Polda. Sebab hal ini merupaka bagian dari komunikasi akademik yang terus dibangun dan merupakan bagian dari networking.

"Ketika kita sudah bisa masuk ke daerah kampus, kemampuan-kemampuan kampus untuk berpikir kritis dapat memberikan saran dan masukan kepada kita. Kita terbuka dan komunikasi,” ujar Dedi.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Faisal Santiago menyambut antusias dan mengapresiasi langkah terbuka Polri dalam memanfaatkan riset ilmiah kampus sebagai dasar kajian penyusunan program-program kepolisian ke depan.

"Kolaborasi ini menjadi ruang strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kebijakan Polri yang berbasis data dan keilmuan," kata Faisal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara nasional, penguatan kolaborasi Polri dengan dunia akademik terus berkembang signifikan, dengan capaian sebagai berikut, 77 Nota Kesepahaman (MoU) dengan kampus terkemuka di seluruh Indonesia, 25 universitas telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan telah meluncurkan Pusat Studi Kepolisian dan 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan telah dibentuk di STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Pusat Studi Kepolisian ini menjadi pilar dalam mendukung pengembangan dan implementasi konsep Smart Policing, yang mencakup mengharmonikan dan menyatukan berbagai model pemolisian; mampu memprediksi, menghadapi, hingga merehabilitasi permasalahan; Adaptif terhadap berbagai lingkungan sosial; Dapat diimplementasikan pada tingkat lokal, nasional hingga global.

Halaman Selanjutnya

Kemudian mengatasi gangguan keteraturan sosial secara sistematis (by design); menjawab tantangan keteraturan sosial di ruang digital/virtual; memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik secara prima melalui one stop service; bersifat prediktif, proaktif, dan problem solving; mampu menjembatani berbagai situasi darurat (emergency) maupun kontijensi; dan didukung oleh personel Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |