Poppy Bunga Ungkap Sisi Lain Dunia Modeling, Banyak Anak Awalnya Insecure hingga Berubah Drastis

2 days ago 7

Senin, 21 September 2026 - 01:54 WIB

VIVA – Artis sekaligus model, Poppy Bunga punya cerita menarik di balik keberadaan Kelas Modelling yang kini telah berkembang hingga memiliki puluhan cabang di Indonesia. Bagi Poppy, sekolah modeling bukan sekadar tempat seseorang belajar berjalan di atas runway atau tampil di depan kamera.

Justru, banyak murid yang datang dengan persoalan berbeda sebelum akhirnya berani tampil di hadapan banyak orang. Salah satunya adalah rasa kurang percaya diri atau insecure.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poppy mengatakan setiap anak memiliki karakter dan keunikan masing-masing. Karena itu, standar seperti harus memiliki tubuh tinggi atau kulit putih bukan menjadi patokan utama.

"Fisik itu nomor terakhir, yang paling utama itu dirinya. Kenapa? Karena kelas modeling ini yang utama adalah me, mengajak anak-anak ini untuk belajar bagaimana dia bisa membangun kepercayaan diri, berkomunikasi, dan lain-lain," ujar Poppy Bunga di Jakarta.

Menurut Poppy, kemampuan untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

"Kemudian, menggali talenta yang dia punya, keunikan yang dia punya. Karena memang kalau misalnya kita lihat secara physically itu semua beragam, kan. Bukan harus kayak diklasifikasikan harus putih, harus tinggi, enggak gitu. Tapi dia punya keunikannya masing-masing. Jadi kita di sini sebagai kelas modeling mencari bakat-bakat seperti itu ya," lanjutnya.

Banyak Anak Datang karena Insecure

Di balik proses tersebut, Poppy mengaku cukup sering menemukan murid yang pada awalnya belum memiliki kepercayaan diri. Menurutnya, sebagian orang tua memang mendaftarkan anak mereka ke kelas modeling karena melihat sang anak cenderung pemalu atau merasa kurang percaya diri.

"Banyak kalau kayak gitu. Memang rata-rata orang tua-orang tua yang memasukkan anaknya ke kelas modeling ini, basically mereka itu mempunyai rasa insecure ya," ungkap Poppy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut kemudian coba diubah melalui latihan yang dilakukan secara rutin. Anak-anak tidak hanya diajarkan mengenai dunia modeling, tetapi juga dibiasakan untuk berkomunikasi dan tampil di depan orang lain.

"Jadi dimasukkan ke kelas modeling, dan Alhamdulillah karena memang kita secara rutin kita ajarkan anak-anaknya untuk melatih percaya dirinya, termasuk show-show hari ini," katanya.

Halaman Selanjutnya

Poppy pun melihat adanya perubahan pada sejumlah murid setelah mereka mendapatkan kesempatan untuk tampil secara langsung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |