PPM Manajemen Dorong SDM Asuransi Siap Hadapi Era AI

1 day ago 2

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WIB

Jakarta, VIVA – Perubahan kebutuhan industri asuransi jiwa membuat sumber daya manusia (SDM) dituntut tidak hanya memiliki kompetensi yang relevan saat ini, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan masa depan. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang turut mendorong perubahan kebutuhan kompetensi di berbagai industri.

Penguatan kompetensi tersebut membutuhkan ekosistem pembelajaran yang mampu menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan. PPM Manajemen melihat pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan SDM industri asuransi agar memiliki kompetensi yang future-fit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada periode 2024–2025, PPM Manajemen dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) membangun kolaborasi strategis untuk mendukung pengembangan SDM sekaligus memperkuat learning ecosystem di industri asuransi jiwa Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan pada pengembangan Industry University AAJI yang selanjutnya menjadi Centre of Excellence dalam pengembangan SDM industri asuransi jiwa.

Melalui pendekatan tersebut, AAJI didorong untuk memainkan peran sebagai orchestrator dalam ekosistem pembelajaran industri. Peran ini mencakup penguatan future-fit competency, kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem pembelajaran, serta mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Pengembangan kompetensi tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran secara individual. Industri membutuhkan ekosistem yang memungkinkan berbagai pemangku kepentingan berkolaborasi untuk memastikan pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan bisnis dan perkembangan industri,” ujar Mirta Amaranti, Project Manager PPM x AAJI, dikutip Senin, 21 September 2026.

Bagi PPM Manajemen, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari perannya sebagai Strategic Learning Partner bagi organisasi dan industri dalam menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi yang terus berkembang. Kontribusi PPM Manajemen diarahkan untuk membantu membangun pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat ekosistem yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengembangan kompetensi future-fit juga menjadi semakin relevan ketika teknologi seperti AI terus berkembang. SDM industri tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk memahami perkembangan teknologi, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan bisnis dan perkembangan industri.

Komitmen tersebut kembali mendapat momentum pada Press Conference Semester I AAJI 2026 yang berlangsung pada Agustus lalu di Auditorium Grha AAJI, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, AAJI memberikan sertifikat kerja sama kepada PPM Manajemen sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dalam pengembangan kompetensi dan learning ecosystem industri asuransi jiwa Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Sertifikat kerja sama diserahkan oleh Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo Karsono, kepada Mirta Amaranti selaku Project Manager kerja sama AAJI dan PPM Manajemen. Penyerahan tersebut sekaligus menjadi penanda telah terwujudnya kolaborasi kedua institusi dalam mendukung pengembangan SDM industri asuransi jiwa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |