Prabowo Minta Penyelewengan dalam Program MBG Ditindak Tegas!

3 weeks ago 14

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:30 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto bakal menindak tegas setiap penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo mempersilakan masyarakat, hingga anggota dewan dan kepala daerah memeriksa seluruh dapur MBG dan melaporkan jika terjadi penyimpangan. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di ruang rapat paripurna DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah minta para pejabat dan saya persilakan anggota dewan DPR, bupati di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera, akan segera kita tindak saudara-saudara," ucap Prabowo. 

Kepala Negara menegaskan tidak akan membiarkan terjadinya masalah yang mengganggu program prioritas pemerintah tersebut. 

"Kita tidak akan mengizinkan masalah yang begini penting untuk diurus secara tidak benar saudara-saudara sekalian," katanya. 

Di sisi lain, Prabowo mengakui masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program MBG. Bahkan, pemerintah sudah menutup lebih dari 3.000 dapur MBG.

"Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur," katanya.

Ilustrasi dapur MBG atau SPPG

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, Prabowo menegaskan, program MBG merupakan amanat Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Hingga saat ini, katanya, program MBG telah menjangkau 62,4 juta penerima manfaat setiap harinya. Jumlah itu termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868.000 ibu hamil.

"Kita juga akan memberi MBG ke 500.000 lansia yang hidup sendiri, yang hidup sebatang kara dan yang membutuhkan makan bergizi," pungkasnya.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Pimpinan DPR Yakin Rupiah Menguat Usai Prabowo Pidato KEM PPKF

Waka DPR RI Saan Mustopa meyakini nilai tukar rupiah akan menguat usai Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya terkait KEM PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027.

img_title

VIVA.co.id

20 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |