Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto akan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di rapat paripurna DPR pada Rabu, 20 Mei 2026.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun mengatakan hal tersebut merupakan sebuah tradisi baru. Mengingat, pada tahun-tahun sebelumnya KEM PPKF dibacakan oleh Menteri Keuangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi kalau hari ini dibacakan langsung oleh Bapak Presiden itu menjadi sebuah tradisi baru memang," kata Misbakhun kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Mei 2026.
"Bagaimanapun juga KEM-PPKF yang memang secara reguler dilakukan setiap tanggal 20 Mei sebagai putaran awal, kick-off putaran awal pembahasan APBN," sambungnya.
Misbakhun menuturkan, ada beberapa asumsi makro yang akan dibahas dalam KEM PPKF ini antara lain, pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, nilai tukar rupiah hingga ICP produksi lifting minyak dan lifting gas.
"Kemudian di sana kita juga akan membicarakan soal alokasi secara pagu indikatif untuk kementerian dan lembaga," pungkas Misbakhun.
Dolar Pernah Tembus Rp16.295 di 2024, Respons Jokowi Kini Jadi Sorotan Lagi
Pernyataan lawas presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2024 lalu terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar ikut jadi sorotan publik.
VIVA.co.id
20 Mei 2026

3 weeks ago
12














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)