Prabowo Ungkap Peran Strategis Polri: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Aparat yang Melindungi Rakyat

2 weeks ago 14

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:36 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Polri memegang peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai landasan utama bagi pembangunan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 1 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itu peran kepolisian sangat penting, sangat strategis, sangat menentukan," kata Prabowo.

Menurut Presiden, pengalaman berbagai negara menunjukkan kemajuan suatu bangsa berkaitan erat dengan keberadaan institusi kepolisian yang profesional dan mendapat kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, negara yang gagal umumnya tidak memiliki aparat penegak hukum yang mampu menjalankan tugas secara efektif.

Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel Polri atas pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di berbagai daerah.

"Polri hadir untuk rakyat. Polri bekerja untuk rakyat. Polri harus melindungi rakyat. Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Presiden mengatakan pemerintah saat ini sedang menjalankan transformasi besar di berbagai bidang, mencakup ekonomi, pendidikan, birokrasi, serta ketahanan pangan dan energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, seluruh program tersebut memerlukan kondisi keamanan yang stabil. Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hanya dapat tercapai apabila didukung kepastian hukum dan situasi yang kondusif.

"Dan tidak mungkin ada negara yang kuat tanpa aparat negara yang dipercaya rakyat, yang setia kepada rakyat, dan yang melindungi rakyat," kata Presiden.

Prabowo Subianto dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo

Prabowo: Tidak Boleh Ada yang Kebal Hukum!

Presiden RI Prabowo Subianto meminta seluruh anggota Polri menegakkan hukum dengan adil tanpa pandang bulu. Kata dia, tidak boleh ada masyarakat yang kebal hukum.

img_title

VIVA.co.id

1 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |