Pramono Salahkan Orang Masih Buang Sampah Sembarangan Jadi Penyebab Banjir Jakarta

1 day ago 4

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:32 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa banjir di ibu kota tak hanya soal cuaca ekstrem melainkan juga karena masalah lain seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Menurut dia, yang paling utama selain cuaca ekstrem tentunya ada persoalan-persoalan internal yang terjadi di Jakarta.

"Orang masih buang sampah sembarangan, orang masih membangun di atas bantaran sungai, itu yang sebenarnya sudah nggak boleh lagi,” kata Pramono di Balai Kota, Jumat.

Namun Pramono sudah memerintahkan kepada jajaran dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai. Salah satunya Sungai Ciliwung.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM)

Photo :

  • Yeni Lestari/VIVA

“Sebenarnya dalam pemerintahan saya sekarang sudah memulai untuk normalisasi Ciliwung yang tidak pernah dilakukan dulu, normalisasi Krukut yang tidak dilakukan, normalisasi Kali Cakung Lama yang tadi sudah saya putuskan," katanya.

Dulu hal itu tidak dilakukan. "Kami melakukan itu dan memang ini tidak bisa dalam jangka pendek bim sala bim selesai. Ini perlu waktu," katanya 

Karena itu dalam menangani banjir jangka pendek, Pemerintah Provinsi Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Hal itu dilakukan agar awan yang berada di atas laut dapat ditaburi garam. Dengan demikian, hujan bisa turun di atas laut dan tidak memperparah genangan yang ada di darat.

"Apabila tak dilakukan OMC, maka hari ini matahari tidak akan muncul dan hujan akan terus terjadi di ibu kota," katanya.

Selain itu, sebagai upaya penanggulangan banjir, pengerukan sungai juga terus dilakukan oleh Pemerintah Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA). (Ant)

Viral bus Transjakarta disebut kebanjiran

Heboh Video Bus Terobos Banjir Hingga Terendam, Transjakarta: Bukan Armada Kami!

Video sebuah bus yang terendam banjir hingga air masuk kabin penumpang viral di medsos dan memicu kekhawatiran publik. PT Transjakarta menyebut bukan armada resmi mereka.

img_title

VIVA.co.id

23 Januari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |