Profil Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Negara Mungil dengan Penduduk Seperempat Bekasi Penantang Spanyol dan Uruguay

5 days ago 3

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:25 WIB

VIVA – Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak cerita baru, namun sedikit yang semenarik kisah Tanjung Verde atau Cabo Verde. Negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat itu akhirnya berhasil mewujudkan mimpi yang selama ini terasa begitu jauh: tampil di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 500 ribu hingga 600 ribu jiwa, atau seperempat jumlah penduduk Bekasi (2,6 juta), Tanjung Verde menjadi salah satu negara dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia. Keberhasilan ini bukan sekadar dongeng sepak bola, melainkan hasil dari proyek pengembangan tim nasional yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Bersejarah Menuju Piala Dunia

Langkah Tanjung Verde menuju Piala Dunia 2026 terbilang impresif. Mereka tampil sebagai juara Grup D zona Afrika, mengungguli tim-tim kuat seperti Kamerun dan Angola. Kepastian lolos didapat setelah kemenangan meyakinkan 3-0 atas Eswatini pada laga terakhir kualifikasi.

Keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi negara yang baru bergabung dengan FIFA pada 1986. Sebelumnya, pencapaian terbaik Tanjung Verde adalah menembus perempat final Piala Afrika. Kini, mereka berhasil naik satu level dengan tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

Pelatih Pedro Leitão Brito atau yang lebih dikenal dengan nama Bubista menjadi sosok penting di balik kesuksesan tersebut. Di bawah arahannya, Tanjung Verde dikenal sebagai tim yang disiplin, sulit dikalahkan, dan sangat berbahaya saat melakukan serangan balik.

Debut di Panggung Dunia

Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan pertama Tanjung Verde di putaran final. Mereka termasuk salah satu dari empat negara debutan dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Meski berstatus pendatang baru, Tanjung Verde tidak datang hanya untuk meramaikan kompetisi. Banyak pengamat menilai mereka memiliki potensi menjadi kuda hitam berkat kombinasi pemain lokal dan diaspora yang berkarier di berbagai liga Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para Pemain Andalan

Kekuatan terbesar Tanjung Verde terletak pada soliditas tim. Namun ada beberapa nama yang diprediksi menjadi tumpuan selama Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya

Kapten Ryan Mendes masih menjadi figur sentral di lini depan. Pengalaman dan kepemimpinannya sangat penting bagi skuad berjuluk Blue Sharks tersebut. Selain Mendes, ada pula striker Dailon Livramento yang tampil gemilang selama fase kualifikasi dan menjadi salah satu pencetak gol penting dalam perjalanan menuju Piala Dunia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |