VIVA – Tim nasional (Timnas) Belanda datang ke Piala Dunia 2026 dengan satu misi besar yang belum tuntas, yaitu mengangkat trofi emas untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Dikenal sebagai pencipta filosofi Total Football yang merevolusi taktik sepak bola modern, Belanda selama puluhan tahun justru identik dengan julukan “Juara Tanpa Mahkota”.
Di bawah arahan Ronald Koeman, generasi baru De Oranje kini dianggap sebagai salah satu skuad paling komplet di turnamen. Kombinasi pertahanan kokoh, lini tengah kreatif, dan serangan eksplosif membuat Belanda kembali masuk daftar kandidat kuat juara di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah beberapa generasi emas gagal menyentuh trofi, bola Belanda berharap tahun 2026 menjadi momentum bersejarah untuk menghapus kutukan panjang yang terus menghantui mereka.
Sejarah Belanda di Piala Dunia: Tiga Kali Nyaris Juara
Final Piala Dunia 2010 Belanda vs Spanyol
Photo :
- REUTERS/Marcos Brindicci
Jika ada negara yang paling penasaran dengan gelar Piala Dunia, Belanda mungkin berada di urutan teratas. De Oranje tercatat sebagai salah satu tim terbaik dalam sejarah sepak bola yang belum pernah memenangkan trofi Piala Dunia. Namun, perjalanan mereka selalu penuh drama.
1974 menjadi awal kejayaan sekaligus patah hati Belanda. Saat itu mereka diperkuat Johan Cruyff dan dilatih Rinus Michels, sosok di balik lahirnya filosofi Total Football. Belanda tampil luar biasa sepanjang turnamen dan dianggap merevolusi sepak bola modern lewat permainan menyerang dan pergerakan tanpa posisi yang kaku. Sayangnya, mimpi juara buyar di final setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Jerman Barat.
Empat tahun kemudian, Belanda kembali menembus final Piala Dunia 1978 di Argentina. Meski tanpa Johan Cruyff, Oranje tetap tampil impresif. Namun lagi-lagi mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah Argentina dengan skor 1-3 lewat babak tambahan waktu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Drama kembali terulang pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Generasi emas yang diperkuat Wesley Sneijder, Arjen Robben, Robin van Persie, dan Mark van Bommel berhasil membawa Belanda ke final melawan Spanyol.
Laga berjalan ketat hingga babak perpanjangan waktu sebelum gol Andres Iniesta menghancurkan mimpi Belanda. Oranje kalah 0-1 dan kembali harus puas menjadi runner-up.
Halaman Selanjutnya
Selain tiga kali finalis, prestasi terbaik lainnya adalah finis peringkat ketiga di Piala Dunia 2014 saat dilatih Louis van Gaal.

3 weeks ago
16














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)