Puan Maharani Desak Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha Diusut Tuntas: Jangan Ada Lagi Perundungan Nakes

2 weeks ago 4

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:02 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan intimidasi yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), terhadap dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha.

Puan menegaskan proses penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh hingga kasus tersebut menjadi terang, termasuk apabila ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus diselidiki kemudian kasus hukumnya harus dituntaskan sampai sejelas-jelasnya," kata Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.

Pernyataan itu disampaikan menyusul meninggalnya dr. Icha yang sebelumnya diduga mengalami intimidasi saat menjalankan tugas sebagai tenaga medis di Rumah Sakit Leona, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Puan Minta Perundungan terhadap Tenaga Kesehatan Tak Terulang

Selain meminta kasus tersebut diusut hingga tuntas, Puan juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan saat menjalankan tugas.

Ia menegaskan segala bentuk intimidasi maupun perundungan terhadap tenaga medis tidak boleh kembali terjadi.

"Bahwa ada terjadi perundungan, jangan sampai terulang lagi," ujarnya.

Menurut Puan, tenaga kesehatan harus dapat bekerja secara profesional tanpa mendapat tekanan atau intimidasi dari pihak mana pun.

Dugaan Keterlibatan Anggota DPRD Tetap Harus Diproses

Puan juga menanggapi dugaan keterlibatan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara dalam kasus tersebut.

Menurutnya, meskipun setiap partai politik memiliki mekanisme internal untuk menangani kadernya, proses hukum tetap harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Namun yang pasti, sanksi hukum atau kemudian penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas," kata Puan.

Dengan demikian, ia menegaskan mekanisme internal partai tidak boleh menghambat proses penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Dokter Icha Meninggal Setelah Diduga Mengalami Intimidasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Almarhumah diduga mengalami intimidasi dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara ketika menangani pasien anak korban gigitan ular di Rumah Sakit Leona pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Halaman Selanjutnya

Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan publik dan memunculkan desakan agar dugaan intimidasi terhadap tenaga kesehatan diusut secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |