Jakarta, VIVA – Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tapi juga menjadi puncak aktivitas bisnis yang paling tinggi di Indonesia sekaligus menghadirkan peluang signifikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Sebanyak 88 persen dari masyarakat Indonesia kini mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya, menjadikan perpesanan instan sebagai cara paling efektif bagi pelanggan dan bisnis untuk interaksi bisnis, mulai dari bertanya dan menjawab pertanyaan, mendiskusikan produk, hingga menyelesaikan pembelian.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah perubahan perilaku konsumen, lonjakan pesanan menjelang waktu berbuka, serta meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri, menuntut bisnis untuk bergerak lebih cepat.
Berikut 10 fitur aplikasi WhatsApp Business yang dapat membantu UKM dalam mempersiapkan diri dan memaksimalkan potensi Ramadhan tahun ini.
1. Bangun Kepercayaan
Di tengah periode yang serba sibuk ini, pelanggan membutuhkan kepastian dengan cepat. Memiliki Profil WhatsApp Business yang lengkap, mulai dari deskripsi, kategori, alamat, hingga informasi kontak, dapat langsung membangun kredibilitas, sehingga calon pelanggan merasa lebih yakin dan siap untuk melakukan pembelian.
Jam operasional mungkin berubah selama Ramadan untuk menyesuaikan waktu berbuka atau ibadah. Karena itu, perbarui jam operasional agar pelanggan tidak kebingungan saat menghubungi di luar jam layanan, serta arahkan mereka untuk menghubungi kembali ketika bisnismu sudah beroperasi.
2. Pesan Otomatis
Jangan biarkan tingginya volume chat di jam-jam sibuk membuat pelanggan menunggu tanpa kepastian, atau memaksakan kamu untuk selalu memantau ponsel pintar (smartphone) setiap saat.
Salam otomatis memastikan pesan pelanggan langsung diterima dan direspons, sehingga mereka tetap merasa dihargai meskipun Anda belum sempat membalas secara langsung.
Saat Anda sedang beristirahat, terlebih selama Ramadhan, pesan tidak di tempat membantu memberitahu pelanggan kapan Anda akan kembali merespons, sehingga ekspektasi tetap terkelola dan pesan lanjutan yang tidak perlu dapat diminimalkan.
Untuk mengaktifkan keduanya, buka tab Fitur lalu pilih Salam Otomatis atau Pesan Tidak di Tempat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Kelola Lonjakan Pesanan dengan Label
Lonjakan pesanan selama Ramadan bisa terasa sangat padat. Gunakan Label untuk langsung mengelompokkan chat berdasarkan status, misalnya “Sudah Bayar – Siap Kirim”, “Pertanyaan Hampers Lebaran”, atau “Menu Berbuka”.
Halaman Selanjutnya
Jangan lupa untuk memberikan warna berbeda agar Anda bisa memprioritaskan serta mengelola volume pesan yang meningkat dengan lebih efisien.

4 weeks ago
8










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

