Ramai Dimainkan Saat Rilis, Game Highguard Justru Tuai Kritik Tajam

2 hours ago 1

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:00 WIB

Jakarta, VIVA – Highguard, game free-to-play genre PvP raid shooter yang dikembangkan oleh Wildlight Entertainment, resmi diluncurkan pada 26 Januari 2026 untuk platform PC (Steam), PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Meskipun dipenuhi antisipasi tinggi karena berasal dari tim yang terdiri dari mantan pengembang Apex Legends dan Titanfall, sambutan komunitas justru jauh dari ekspektasi.

Ilustrasi pasangan bermain game online

Tentang Highguard: Shooter PvP dengan Nuansa Raid

Secara garis besar, Highguard adalah shooter pertarungan tim 3v3 berbasis PvP, di mana pemain mengendalikan karakter yang disebut Wardens pemanah arcane gunslingers dengan kemampuan tempur dan magis unik.

Setiap pertandingan bergantung pada kerja tim untuk menguasai Shieldbreaker, lalu menyerang dan menghancurkan markas lawan.

Game ini dirancang dengan peta luas, elemen pertempuran yang dinamis, serta kombinasi aksi tembak-menembak dan strategi raid. Dengan dukungan cross-play dan cross-platform, pemain dari berbagai perangkat bisa bertempur bersama.

Meskipun berhasil menarik jumlah pemain yang luar biasa besar saat rilis mencapai puncak sekitar 97.000 pemain bersamaan di Steam hanya beberapa jam setelah peluncuran, Highguard justru banjir ulasan negatif dari komunitas.

Hal ini tercermin dalam peringkat ulasan di Steam yang didominasi oleh sentimen negatif, dimana persentase ulasan positif hanya berkisar di angka rendah.

Pemain-pemain yang memberikan ulasan negatif menyebut beberapa hal berikut sebagai sumber kekecewaan utama:

- Masalah performa teknis: Banyak pemain melaporkan frame rate tidak stabil, lag, dan error server yang mengganggu kelancaran permainan.

- Desain peta yang kurang sesuai: Peta permainan yang sangat luas sering terasa kurang fokus untuk format 3v3, membuat banyak area tampak kosong dan tidak banyak aksi berlangsung di beberapa bagian medan tempur.

- Gameplay kurang memberikan kepuasan: Sistem pertarungan, loot, progression, dan mekanik lain dinilai belum matang atau tidak menarik bagi sebagian besar pemain.

Akibatnya, meskipun jumlah pemain awal terlihat menjanjikan, Highguard menjadi salah satu game dengan ulasan terburuk di Steam pada periode awal rilisnya, jauh di bawah banyak judul besar lainnya.

Walaupun banyak kritik yang dilontarkan oleh pemain, pihak Wildlight Entertainment tetap menanggapinya secara terbuka.

Halaman Selanjutnya

Mereka menyatakan bahwa meskipun Highguard mengalami ulasan negatif dan beberapa kekurangan teknis, timnya akan terus memberikan dukungan pasca-rilis, termasuk update konten, perbaikan bug, dan pengembangan pengalaman bermain yang lebih baik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |