VIVA – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, akhirnya angkat bicara setelah timnya kembali diterpa tudingan mendapat perlakuan istimewa dari FIFA sepanjang perjalanan di Piala Dunia 2026. Isu tersebut kembali mencuat usai La Albiceleste menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung di Atlanta.
Argentina sempat berada dalam tekanan setelah Inggris membuka keunggulan melalui Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, juara bertahan mampu bangkit lewat gol Enzo Fernandez sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan dramatis pada masa injury time.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil tersebut membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun. Di partai puncak, Messi dan kolega akan menghadapi Spanyol, sementara Inggris harus puas menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.
Di balik keberhasilan itu, Argentina kembali menjadi sorotan karena dianggap beberapa pihak memperoleh keuntungan dari keputusan wasit. Sebelumnya, Mesir dikabarkan mengajukan protes kepada FIFA setelah merasa dirugikan dalam laga babak 16 besar yang berakhir dengan kekalahan 2-3 dari Argentina.
Lionel Scaloni memberi instruksi kepada para pemain Timnas Argentina termasuk Lionel Messi
Photo :
- REUTERS/Carlos Barria
Kontroversi serupa juga muncul pada babak perempat final. Pihak Swiss menilai sejumlah keputusan wasit cenderung menguntungkan Argentina dan menyebut kepemimpinan pertandingan sebagai sesuatu yang "berat sebelah" serta "membingungkan".
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Messi menegaskan bahwa pencapaian Argentina tidak lahir karena bantuan siapa pun. Menurutnya, keberhasilan timnya merupakan buah dari kerja keras, kualitas, dan kekompakan skuad selama bertahun-tahun.
"Biarkan orang-orang terus menikmatinya," kata Messi setelah kemenangan Argentina atas Inggris dikutip dari Metro.
"Apa yang telah dicapai grup ini sungguh luar biasa – final lainnya, kami kembali menjadi juara dunia, kami adalah yang terbaik di dunia setelah empat tahun ini, suka atau tidak suka, dan apa pun yang mereka katakan," lanjutnya.
Lionel Messi di Timnas Argentina
Photo :
- REUTERS/Carlos Barria
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini membuktikan bahwa apa yang kami lakukan bukanlah kebetulan dan tidak ada yang memberi kami apa pun. Mencapai dua final Piala Dunia adalah sesuatu yang jarang dicapai, dan grup ini berhasil melakukannya," ucapnya.
Messi juga menilai banyak pihak yang sejak awal meragukan kemampuan Argentina untuk kembali melangkah jauh di turnamen ini. Namun, menurut peraih delapan Ballon d'Or tersebut, kekuatan terbesar tim justru muncul ketika seluruh pemain mampu bermain sebagai satu kesatuan.
Halaman Selanjutnya
"Grup ini tidak mengejutkan saya. Saya tahu dan kami tahu apa yang mampu kami lakukan. Orang-orang di luar sana meragukan kami, tetapi ketika grup ini bersatu dan kompak, mereka menemukan apa yang mereka miliki untuk memberikan yang terbaik," katanya.

2 hours ago
1











