Robert Kiyosaki Ungkap 6 Rahasia Investasi Emas, Ternyata Bukan Untuk Cepat Kaya

3 weeks ago 14

Senin, 20 Juli 2026 - 00:03 WIB

VIVA – Bagi sebagian orang, emas identik dengan perhiasan atau instrumen investasi yang dibeli ketika harga sedang murah. Namun, bagi Robert Kiyosaki, emas memiliki makna yang jauh lebih dalam. 

Penulis buku Rich Dad Poor Dad itu telah puluhan tahun menjadikan emas sebagai bagian dari filosofi keuangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah naik turunnya harga emas dan berbagai ketidakpastian ekonomi, pandangan Kiyosaki kembali banyak dibicarakan. Ia berkali-kali menegaskan bahwa alasan seseorang membeli emas seharusnya bukan semata karena berharap harganya melonjak, melainkan karena ingin menjaga nilai kekayaan yang telah dimiliki.

Berikut beberapa petuah Robert Kiyosaki tentang emas, sebagaimana dihimpun Viva pada Senin, 20 Juli 2026.

1. Jangan membeli emas hanya karena ingin cepat untung

Menurut Kiyosaki, banyak orang salah memahami fungsi emas. Mereka baru tertarik membeli ketika harganya sedang naik karena takut ketinggalan momentum.

Padahal, ia memandang emas bukan sebagai alat untuk mencari keuntungan dalam waktu singkat. Bagi Kiyosaki, emas adalah aset yang membantu menjaga nilai kekayaan agar tidak tergerus inflasi.

2. Berhenti sibuk menebak harga

Salah satu kebiasaan investor yang sering dikritik Kiyosaki adalah terlalu fokus mencari waktu terbaik untuk membeli. Ia mengaku tidak terlalu memusingkan apakah harga emas sedang tinggi atau rendah. Selama memiliki dana dan yakin dengan tujuan investasinya, ia memilih terus menambah kepemilikan emas secara bertahap. Menurutnya, terlalu lama menunggu harga "sempurna" justru membuat seseorang tidak pernah mulai berinvestasi.

3. Anggap emas sebagai pelindung, bukan mesin uang

Petuah ini menjadi salah satu yang paling terkenal dari Robert Kiyosaki. Ia menyebut emas sebagai bentuk perlindungan kekayaan. Sama seperti seseorang membeli asuransi bukan karena berharap musibah datang, emas juga dimiliki sebagai antisipasi ketika kondisi ekonomi memburuk. Cara pandang tersebut membuat Kiyosaki tidak terlalu khawatir terhadap fluktuasi harga dalam jangka pendek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Ketika ekonomi tidak pasti, aset nyata patut untuk dipertimbangkan

Selama bertahun-tahun, Kiyosaki konsisten mengkritik utang pemerintah, inflasi, hingga kebijakan pencetakan uang. Karena alasan itulah ia lebih memilih menyimpan sebagian kekayaannya dalam bentuk aset nyata seperti emas dan perak. Menurutnya, aset berwujud memiliki nilai yang lebih mudah dipertahankan ketika kondisi ekonomi sedang bergejolak.

Halaman Selanjutnya

5. Emas untuk disimpan, perak untuk digunakan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |