Jakarta, VIVA – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi perampokan dengan kekerasan di sebuah gerai minimarket. Tak sekadar menggertak, pelaku tega memukul hingga menusuk korban menggunakan senjata tajam demi memuluskan aksinya.
Setelah korban tak berdaya, pelaku langsung menguras habis uang tunai yang tersimpan di dalam brankas dan melarikan diri. Hingga kini belum ada kejelasan informasi dari pihak minimarket dan kepolisian.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Merespons itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun meminta pihak kepolisian menulusri kejadian kekerasan dan perampokan tersebut. Sahroni juga mendorong pihak kepolisian segera menangkap pelaku kejadian.
“Saya minta pihak kepolisian segera menangkap pelaku secepatnya. Perampokan brutal seperti ini sangat membahayakan para pekerja, apalagi banyak minimarket yang buka sampai malam, bahkan 24 jam. Mereka bekerja mencari nafkah hingga larut malam, maka sudah sepatutnya tugas negara adalah memastikan keamanan mereka. Keamanan warga negara harus terjamin selama 24 jam tanpa terkecuali,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Kamis 2 Juli 2026.
Lebih lanjut, Sahroni juga mengimbau para pekerja tidak memaksakan diri ketika menghadapi kriminal bersenjata. Ia meminta para pekerja menyerahkan penanganan perkara kepada aparat kepolisian.
“Pokoknya aparat penegak hukum pasti meringkus pelaku kriminal semacam ini. Jangan pernah paksakan melawan hingga mengancam keselamatan para pekerja. Lagi pula ada CCTV sebagai bukti kuat. Dan perusahaan jangan pernah coba-coba menyalahkan pekerja yang tidak melawan, itu bukan bagian dari tugas pekerjaan mereka,” kata Sahroni.
Penggerebekan Bandar Sabu di Kalteng Berujung Maut, 1 Polisi Gugur dan 2 Masih Dicari
Operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung tragedi. Seorang polisi gugur.
VIVA.co.id
2 Juli 2026

1 week ago
11











