Sarwendah Curhat soal Tudingan Pesugihan Gunung Kawi: Fitnahnya Gak Kelar-Kelar

3 weeks ago 9

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB

Jakarta, VIVA – Sarwendah kembali ramai diperbincangkan publik setelah dikaitkan dengan isu dugaan pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur. Di tengah derasnya spekulasi yang berkembang di media sosial, mantan istri Ruben Onsu itu akhirnya mengungkap perasaannya secara langsung.

Melalui unggahan di Instagram Story, Sarwendah mengaku lelah menghadapi berbagai tudingan yang terus diarahkan kepadanya. Ia merasa fitnah demi fitnah terus bermunculan meski dirinya sudah memberikan klarifikasi. Scroll ke abwah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“@jordionsu ini kita syuting horor sampe kmn2, nyawa rasanya sudah tidak berharga sangking bahayanya, tp fitnahnya gk kelar-kelar ya,” tulis Sarwendah yang dikutip pada Rabu, 20 Mei 2026. 

Unggahan tersebut kemudian direspons oleh Jordi Onsu yang ikut mengunggah ulang pernyataan sang kakak ipar.

“Kt liatin dlu sampe mana,” repost Jordi Onsu di Instagramnya.

Curhatan Sarwendah itu muncul setelah namanya viral dikaitkan dengan ritual pesugihan di Gunung Kawi. Isu tersebut mencuat usai beredarnya konten dari Marcel Radhival alias Pesulap Merah yang membahas praktik ritual di kawasan tersebut.

Dalam video yang beredar, seorang kuncen disebut menyebut nama sejumlah figur publik, termasuk Sarwendah. Hal itu kemudian memicu berbagai spekulasi liar di media sosial hingga menyeret kehidupan pribadi ibu tiga anak tersebut.

Sebelumnya, pihak kuasa hukum Sarwendah sudah lebih dulu memberikan klarifikasi dan membantah seluruh tudingan yang beredar. Mereka menegaskan bahwa kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi beberapa tahun lalu sama sekali bukan untuk menjalani ritual pesugihan.

Menurut kuasa hukum, saat itu Sarwendah datang hanya untuk keperluan syuting podcast bertema horor bersama Jordi Onsu dan tim produksi. Video tersebut disebut diambil sekitar tahun 2021 hingga 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengacara Sarwendah menjelaskan bahwa kegiatan itu dilakukan secara terbuka bersama kru produksi lengkap untuk kebutuhan konten hiburan bertema misteri dan horor. Mereka juga menilai tudingan yang berkembang saat ini sudah mengarah pada fitnah dan pencemaran nama baik.

Tak hanya itu, tim kuasa hukum juga menyoroti narasi liar di media sosial yang mulai menghubungkan isu pesugihan dengan kehidupan rumah tangga hingga kondisi kesehatan Ruben Onsu di masa lalu. Menurut mereka, hal tersebut sangat merugikan kliennya.

Halaman Selanjutnya

Pihak pengacara pun mengaku sedang mempelajari berbagai video dan unggahan yang beredar sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut. Jika ditemukan unsur pencemaran nama baik atau fitnah, mereka memastikan tidak akan tinggal diam.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |