Sering Merasa Pusing di Luar Ruangan? Ternyata Polusi Udara Bisa Jadi Pemicunya

2 weeks ago 4

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:04 WIB

Jakarta, VIVA – Belakangan ini, kualitas udara di sejumlah wilayah kerap menjadi sorotan karena berada pada kategori tidak sehat. Kondisi tersebut membuat banyak orang mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan setelah beraktivitas di luar ruangan, mulai dari mata perih, tenggorokan terasa tidak nyaman, hingga kepala terasa pusing.

Lantas, benarkah kualitas udara yang buruk bisa menjadi penyebab kepala pusing? Jawabannya, adalah ya. Sejumlah penelitian dan pakar kesehatan dari luar negeri menyebutkan bahwa paparan polusi udara dapat memicu sakit kepala maupun pusing, terutama pada orang yang sensitif atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melanair dari VeryWell Health, berikut penjelasan mengenai mengapa kualitas udara yang buruk bisa menyebabkan kepala pusing. 

1. Memicu Peradangan pada Sistem Saraf

Salah satu penyebab yang diduga berperan adalah partikel polusi berukuran sangat kecil atau PM2.5. Partikel ini dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan, bahkan memicu respons peradangan di dalam tubuh. Para peneliti menyebut peradangan tersebut dapat memengaruhi sistem saraf sehingga meningkatkan risiko munculnya sakit kepala maupun rasa pusing.

2. Mengiritasi Saluran Pernapasan dan Sinus

Udara yang tercemar mengandung berbagai polutan, seperti ozon, nitrogen dioksida, sulfur dioksida, serta partikel halus. Paparan polutan tersebut dapat mengiritasi hidung, tenggorokan, dan rongga sinus. Ketika sinus mengalami iritasi atau peradangan, sebagian orang dapat merasakan tekanan di area wajah yang disertai sakit kepala atau pusing.

3. Mengurangi Pasokan Oksigen ke Tubuh

Beberapa jenis polutan, seperti karbon monoksida, dapat mengganggu kemampuan darah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadar oksigen menurun, tubuh dapat memberikan sinyal berupa kepala pusing, sakit kepala, tubuh terasa lemas, hingga mual. Paparan karbon monoksida dalam kadar tinggi bahkan dapat menjadi kondisi darurat medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Memperburuk Migrain

Bagi penderita migrain, kualitas udara yang buruk juga dapat menjadi salah satu pemicu kambuhnya serangan. Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara meningkatnya kadar polusi udara dengan bertambahnya kunjungan pasien migrain ke fasilitas kesehatan. Meski mekanismenya masih terus diteliti, para ahli menduga peradangan dan stres oksidatif berperan dalam kondisi tersebut.

Halaman Selanjutnya

5. Menyebabkan Tubuh Cepat Lelah

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |