Shira Media Hentikan Cetak dan Tarik Peredaran Buku Mohan Hazian Imbas Dugaan Pelecehan Seksual

4 weeks ago 7

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:00 WIB

Jakarta, VIVA –Kasus dugaan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian berbuntut panjang. Tak hanya dinonaktifkan dari Thanksinsomnia, penerbit buku Shira Media juga memutus seluruh kerja sama dengan Mohan Haizan.

Seperti diketahui, Mohan Haizan sempat menerbitkan beberapa judul buku di bawah naungan penerbit ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Kami Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Mohan Hazian yang karyanya pernah kami terbitkan. Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Haizan,” demikian keterangan resmi penerbit seperti dikutip dari laman Instagram resmi mereka, Selasa 10 Februari 2026.

Dijelaskan oleh Shira Media pemutusan aktvitas komersial yang dimaksud ini meliputi meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasam penerbitan di masa mendatang. Tak hanya itu saja, penerbit juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut karya Mohan Hazian dari peredaran.

”Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil dan berpihak pada korban hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi,” demikian keterangan penerbit.

Klarifikasi Mohan Hazian

Selasa pagi, Mohan kembali merilis klarifikasi terkait dengan isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya. Dalam keterangannya, Mohan menyampaikan bahwa ia menyadari sebagai manusia dirinya memiliki berbagai keterbatasan dan pernah mengambil keputusan yang keliru di masa lalu, yang berdampak luas. Namun demikian, Mohan menegaskan bahwa ia bukan pelaku pelecehan seksual sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas. Namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun,” tulis dia.

Ia mengakui bahwa kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu merupakan kekhilafannya. Peristiwa tersebut, menurutnya, telah memberi dampak besar bagi istri dan anaknya. Ia menegaskan bahwa tindakan itu sepenuhnya merupakan kesalahannya sendiri dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Halaman Selanjutnya

”Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun,” tulis dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |