Tak Lagi Hanya Fasilitas MIliter, Iran Bidik Aset Ekonomi AS Sebagai Target Serangan

1 day ago 5

Senin, 9 Maret 2026 - 10:53 WIB

Teheran, VIVA – Iran telah memasukkan aset ekonomi Amerika Serikat ke dalam "daftar target" serangan, menurut laporan Fars News Agency, Minggu 8 Maret 2026.

Mengutip seorang pejabat Iran yang berbicara secara anonim, kantor berita itu menyebutkan bahwa Teheran telah merevisi strategi penargetannya sehingga tidak lagi hanya difokuskan pada target militer AS dan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pejabat itu, Iran telah memperluas "daftar target" dengan memasukkan "modal dan kepentingan Amerika."

Ia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah muncul berbagai pernyataan dari para pejabat AS dan Israel yang ia sebut sebagai “ancaman langsung terhadap rakyat Iran."

Pada Minggu malam, AS dan Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran dan sekitarnya.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas penyimpanan, termasuk Depo Minyak Shahran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eskalasi di Timur Tengah meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menurut otoritas Iran menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, serta melukai lebih dari 10.000 orang lainnya.

Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan fasilitas militer AS di kawasan itu. (Ant)

Bendera Rusia.

Rusia dan China Disebut Bisa Redakan Konflik di Timur Tengah

Iran berharap komunitas internasional dan negara-negara sahabat mengambil pendekatan yang bertanggung jawab terhadap pelanggaran hukum internasional hingga agresi ke Iran

img_title

VIVA.co.id

9 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |