Terapkan Green and Smart Port, Pupuk Kaltim Dorong Eisiensi Operasional hingga Digitalisasi Bisnis

4 weeks ago 11

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:00 WIB

Jakarta, VIVA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola pelabuhan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, transformasi digital, serta keselamatan operasional.

Hal tersebut pun mendapatkan apresiasi dengan meraih penghargaan Green and Smart Port - ASRI 2026, predikat Terbaik Bintang 5, dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan.  Penghargaan diserahkan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, pada puncak Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026 di Dermaga C Pelabuhan Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/7)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra mengatakan, apresiasi ini menjadi bukti transformasi yang dijalankan perusahaan beberapa tahun terakhir, mampu menghasilkan tata kelola pelabuhan yang tidak hanya efisien dari sisi operasional, tapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Kami meyakini, daya saing industri tidak hanya ditentukan kapasitas produksi, tapi juga kemampuan mengelola operasional secara bertanggung jawab melalui prinsip Environment, Social, and Governance (ESG),” ujar Rafli dikutip dari keterangannya, Kamis, 16 juli 2026.

Menurut Rafli, pengembangan pelabuhan di Terminal Khusus Pupuk Kaltim telah mengacu pada konsep Green Port sejak 2018, dengan berbagai langkah strategis untuk mendukung transisi energi sekaligus menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional pelabuhan.

Salah satu fokus utamanya, pemanfaatan energi terbarukan di area terminal khusus sekaligus pengembangan ekosistem energi bersih di kawasan perusahaan. Pupuk Kaltim juga memperkuat pengelolaan lingkungan melalui program konservasi hingga pelestarian keanekaragaman hayati dalam implementasi Green Port.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini Pupuk Kaltim mengembangkan area konservasi rusa sambar, menjalankan program pelestarian terumbu karang, serta menjaga keberadaan flora endemik Anggrek Hitam yang menjadi ikon konservasi perusahaan. Selain itu, kawasan operasional pelabuhan juga didukung ruang terbuka hijau, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem di sekitar area industri.

"Inisiatif ini juga bagian dari dukungan terhadap program direktif Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dalam memperkuat daya saing logistik nasional, khususnya di sektor pangan," tandas Rafli.

Halaman Selanjutnya

Lebih lanjut dijelaskan Rafli Yandra, keberhasilan Green Port juga harus berjalan beriringan dengan transformasi digital, agar mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan andal. Untuk itu Pupuk Kaltim turut mengembangkan konsep Smart Port, melalui digitalisasi proses bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |